ABG India Ditembak Mati Saat Demo Penghina Nabi, Keluarga Tuntut Penjelasan

ADVERTISEMENT

ABG India Ditembak Mati Saat Demo Penghina Nabi, Keluarga Tuntut Penjelasan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 23 Jun 2022 12:03 WIB
Members of a rickshaw drivers union burn a representation of an Indian national flag and pictures of Nupur Sharma, a spokesperson of the governing Hindu nationalist party, during a demonstration to condemn the derogatory references to Islam and the Prophet Muhammad made recently by Sharma, in Karachi, Pakistan, Tuesday, June 6, 2022. (AP Photo/K.M. Chaudary)
Ilustrasi -- Unjuk rasa memprotes politikus India yang memicu kemarahan umat Muslim karena ucapannya yang menghina Nabi Muhammad (dok. AP/K.M. Chaudary)
New Delhi -

Seorang remaja berusia 15 tahun di India tewas dalam bentrokan yang terjadi saat unjuk rasa memprotes penghinaan Nabi Muhammad SAW. Remaja laki-laki ini dilaporkan tewas setelah terkena tembakan di bagian kepala saat bentrokan pecah.

Seperti dilansir CNN, Kamis (23/6/2022), rekaman video yang diunggah ke media sosial dari unjuk rasa pada 10 Juni lalu menunjukkan remaja bernama Mudassir Alam (15) itu sedang mengepalkan tangannya ke udara saat kerumunan demonstran meneriakkan 'Hidup Islam'.

Suara tembakan terdengar dalam video itu saat bentrokan pecah antara polisi India dan demonstran Muslim di kota Ranchi, dengan salah satu suara menyatakan: "Mereka menembakkan peluru, mereka menembakkan peluru!"

Ketika lebih banyak suara tembakan terdengar, Mudassir tiba-tiba tumbang.

"Dia meninggal!" teriak seseorang di dekatnya, yang disambut dengan sejumlah orang lainnya yang berupaya menghentikan darah yang mengalir dari luka di bagian kepala Mudassir.

Mudassir dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit. Dia menjadi salah satu dari dua pemuda yang tewas dalam bentrokan di Ranchi. Bentrokan itu semakin memperdalam perpecahan agama antara warga mayoritas Hindu dengan warga minoritas Muslim di India.

Unjuk rasa pada 10 Juni itu menjadi salah satu dari sejumlah aksi protes yang berlangsung di India setelah dua juru bicara Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa di India melontarkan komentar kontroversial soal Nabi Muhammad SAW.

Simak juga 'Polisi Tangkap Ratusan Pengunjuk Rasa Pemrotes Ujaran Menghina Nabi Muhammad':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT