ADVERTISEMENT

Puluhan Ribu Pekerja KA Inggris Mogok, Terbesar dalam 30 Tahun!

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 21 Jun 2022 11:08 WIB
Rail workers are due to begin three days of strike action on Tuesday, joined by London Underground staff Daniel LEAL AFP
Para pekerja kereta api di Inggris akan melakukan aksi mogok kerja selama tiga hari pada pekan ini (Daniel LEAL/AFP)
London -

Para pekerja jaringan kereta api (KA) Inggris memulai aksi mogok kerja terbesar selama lebih dari tiga dekade di negara itu. Aksi ini digelar saat krisis biaya hidup yang disebabkan oleh lonjakan inflasi yang berisiko memicu aksi industri lebih luas.

Seperti dilansir AFP, Selasa (21/6/2022), pembicaraan terakhir untuk mencegah aksi mogok kerja itu mencapai jalan buntu pada Senin (20/6) waktu setempat, yang berarti lebih dari 50.000 anggota serikat pekerja kereta api RMT akan melakukan walkout dari tempat kerja mereka selama tiga hari pada pekan ini.

Sekretaris Jenderal RMT Mick Lynch menyebut adanya tawaran kenaikan gaji di bawah inflasi yang 'tidak bisa diterima' oleh operator kereta bawah tanah dan London Underground yang mengelola jaringan Tube di ibu kota London.

Menteri Transportasi Inggris Grant Shapps menyatakan bahwa pemerintah melakukan semua hal yang bisa dilakukan untuk meminimalisir 'gangguan massal' yang diperkirakan terjadi akibat aksi mogok kerja itu.

"Diperkirakan bahwa sekitar 20 persen layanan yang direncanakan akan beroperasi, fokus pada para pekerja kunci, pusat-pusat populasi utama dan rute-rute kereta barang yang penting," sebut Shapps dalam pernyataan kepada parlemen Inggris pada Senin (20/6) waktu setempat.

Aksi mogok kerja, yang juga akan berlangsung pada Kamis (23/6) dan Sabtu (25/6) mendatang, berisiko memicu gangguan signifikan terhadap acara-acara besar termasuk festival musik Glastonbury. Sekolah-sekolah setempat juga memperingatkan bahwa ribuan remaja yang mengikuti ujian nasional juga akan terdampak.

Menurut RMT, aksi mogok kerja pada pekan ini menjadi perselisihan terbesar pada jaringan kereta api Inggris sejak tahun 1989 silam.

Simak juga 'PM Inggris ke Ukraina: Semoga Berhasil Hancurkan Semua Tank Rusia!':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT