Ukraina Ancam Serang Jembatan Terpanjang Eropa yang Dibangun Rusia

ADVERTISEMENT

Ukraina Ancam Serang Jembatan Terpanjang Eropa yang Dibangun Rusia

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 17 Jun 2022 15:33 WIB
Russian jet fighters fly over a bridge connecting the Russian mainland with the Crimean Peninsula with a cargo ship beneath it after three Ukrainian navy vessels were stopped by Russia from entering the Sea of Azov via the Kerch Strait in the Black Sea, Crimea November 25, 2018. REUTERS/Pavel Rebrov     TPX IMAGES OF THE DAY
Ilustrasi -- Jembatan Crimea yeng menghubungan Semenanjung Crimea dengan daratan utama Rusia (dok. REUTERS/Pavel Rebrov)
Kiev -

Seorang jenderal Ukraina mengungkapkan bahwa jembatan Crimea menjadi target utama bagi militer negara tersebut. Jembatan Crimea yang dibangun oleh Rusia ini tercatat sebagai jembatan terpanjang di Rusia dan Eropa.

Hal tersebut disampaikan oleh Mayor Jenderal Dmitry Marchenko dari Angkatan Bersenjata Ukraina dalam pernyataan yang dikutip portal berita online Ukraina, Vesti dan dilansir oleh kantor berita Rusia, TASS, Jumat (17/6/2022).

"Jembatan Selat Kerch menjadi target nomor satu bagi Angkatan Bersenjata Ukraina. Ini bukan rahasia baik bagi militer mereka atau bagi militer kami. Juga bagi warga sipil mereka atau warga sipil kami," ucap Marchenko.

"Itu akan menjadi target nomor satu untuk diserang," imbuhnya.

Menurut Marchenko, Angkatan Bersenjata Ukraina 'harus memutus rute ini karena menyalurkan pasokan'.

Crimea dicaplok oleh Rusia tahun 2014 lalu, dalam langkah yang tidak diakui internasional. Jembatan Crimea itu tercatat memiliki panjang 19 kilometer dan menghubungkan daratan utama Rusia atau tepatnya Taman Peninsula atau wilayah Krasnodar di Rusia dengan Semenanjung Crimea atau Kerch.

Pada April lalu, Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina, Alexey Danilov, menyatakan bahwa Kiev akan menghancurkan Jembatan Crimea jika mendapatkan kesempatan.

Sedangkan pada Mei lalu, Viktor Andrusov selaku penasihat Menteri Dalam Negeri Ukraina menyebut bahwa Angkatan Bersenjata Ukraina tidak memiliki kemungkinan untuk menyerang jembatan tersebut, mengingat posisi militer Kiev yang terlalu jauh dari pantai Laut Azov.

Tahun 2018 lalu, Jembatan Crimea yang baru dibangun itu dibuka untuk kendaraan atau mobil-mobil. Pada Desember 2019, layanan kereta api penumpang yang melintasi jembatan itu diluncurkan. Kemudian pada Juni 2020, jembatan itu dibuka untuk kereta barang.

Simak video 'Zelensky: Semakin Kuat Senjata Kita, Semakin Cepat Rakyat Bebas':

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/ita)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT