Rusia Hancurkan Gudang Ukraina Berisi Rudal dari AS!

ADVERTISEMENT

Rusia Hancurkan Gudang Ukraina Berisi Rudal dari AS!

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 13 Jun 2022 10:10 WIB
Amerika Serikat mengirimkan senjata canggih untuk memperkuat Ukraina melawan Rusia. Salah satu senjata yang dikirim adalah sistem roket canggih M142 HIMARS.
Ilustrasi -- Sistem rudal jarak jauh HIMARS yang dikirim AS ke Ukraina (dok. AFP/Fadel Senna)
Moskow -

Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim pasukannya menghancurkan sebuah gedung yang penuh dengan sistem rudal antitank dan antipesawat yang dipasok kepada Ukraina oleh Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa.

Seperti dilansir Al Arabiya News, Senin (13/6/2022), juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Mayor Jenderal Igor Konashenkov, mengungkapkan bahwa Angkatan Udara Rusia dengan menggunakan rudal jelajah Kalibr dalam serangannya berhasil menghancurkan gudang persenjataan besar di wilayah Ternopil, Ukraina.

"Rudal jarak jauh dengan presisi tinggi Kalibr yang berbasis di laut menghancurkan sebuah gudang besar, di area permukiman Chortkiv, wilayah Ternopil, yang berisi sistem rudal antitank yang dipasok kepada rezim Kiev dari AS dan negara-negara Eropa," ujar Konashenkov seperti dilansir kantor berita Rusia TASS.

"Sistem rudal antipesawat jenis man-portable dan peluru artileri untuk sistem persenjataan," imbuhnya.

Belum ada respons resmi dari pemerintah maupun militer Ukraina terkait klaim Rusia ini.

Namun diketahui bahwa sejak awal invasi Rusia pada 24 Februari lalu, AS dan negara-negara Eropa memasok sistem persenjataan dan peralatan militer termasuk drone, artileri berat, rudal antipesawat dan antitank bernilai ratusan juta dolar kepada Ukraina.

Pekan lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan AS bahwa Moskow akan menyerang 'target-target baru' jika Barat mengirimkan pasokan rudal jarak jauh kepada Ukraina untuk digunakan dalam Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi M142 (HIMARS).

Otoritas AS saat itu menegaskan pihaknya telah menerima jaminan dari Ukraina bawa rudal jarak jauh itu tidak akan digunakan untuk menyerah target-target di dalam wilayah Rusia.

Simak video 'Pertempuran Sengit Ukraina-Rusia di Kota Sievierodonetsk':

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/ita)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT