ADVERTISEMENT

Irak Hukum Mati Anggota ISIS Perencana Bom Bunuh Diri

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 31 Mei 2022 10:55 WIB
Caucasian woman holding gavel
ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Tolimir)
Jakarta -

Pengadilan Irak menjatuhkan hukuman mati pada seorang anggota kelompok ISIS karena merencanakan serangan bom yang menewaskan 32 orang di pasar Baghdad, ibu kota Irak pada tahun 2021.

Itu adalah bom bunuh diri besar pertama di kota itu dalam tiga tahun, yang mengakhiri periode relatif tenang setelah Irak mengumumkan kekalahan kelompok ISIS pada akhir 2017.

Dilansir dari kantor berita AFP, Selasa (31/5/2022), pria yang tidak disebutkan namanya itu dinyatakan bersalah merencanakan dua bom bunuh diri pada Januari 2021 yang menghantam pasar di Tayaran Square, Baghdad dan juga melukai 110 orang.

Dewan Kehakiman Tertinggi Irak menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pengadilan Baghdad telah menghukum "pelaku utama serangan itu".

Terdakwa mengaku menjadi bagian dari ISIS sejak 2012 dan telah mempersiapkan dua penyerang bunuh diri itu.

Kementerian Dalam Negeri Irak mengatakan saat itu, dalam serangan tersebut, seorang pria memancing warga untuk mengerumuninya dengan mengaku merasa sakit, sebelum kemudian meledakkan sabuk bahan peledaknya.

Dengan semakin banyak orang berbondong-bondong ke tempat kejadian untuk membantu para korban, pelaku bom bunuh diri kedua meledakkan bahan peledaknya.

Irak sering menjatuhkan hukuman mati, biasanya untuk kasus terorisme atau pembunuhan.

Laporan hukuman mati tahun 2021 Amnesty International menempatkan Irak nyaris di urutan teratas di seluruh dunia dalam hal hukuman mati dan eksekusi mati.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT