Pelaku Penembakan SD Texas Posting Rencana Teror 15 Menit Sebelum Beraksi

Isal Mawardi - detikNews
Kamis, 26 Mei 2022 03:08 WIB
Salvador Ramos merupakan nama pelaku penembakan di wilayah Texas, Amerika Serikat. Penembakan tersebut menewaskan sejumlah murid disertai beberapa orang dewasa.
Pelaku penembakan massal di SD Texas (Foto: ABC News)
Texas -

Polisi menembak mati Salvador Ramos, pelaku penembakan massal di sekolah dasar (SD) di Texas, Amerika Serikat (AS). Pelaku sempat membagikan rencana penembakan massal itu di akun Facebooknya 15 menit sebelum beraksi.

Dilansir AFP, Gubernur Texas, Greg Abbott menjelaskan pelaku juga sempat menembak wajah neneknya sebelum menuju sekolah dasar lokasi penembakan massal.

"Postingan pertama adalah, dia berkata 'Saya akan menembak nenek saya,'" kata Abbott, Kamis (26/5/2022).

"Postingan kedua adalah 'Saya menembak nenek saya.' Postingan ketiga, mungkin kurang dari 15 menit sebelum sampai di sekolah adalah 'Aku mau syuting SD'" terang Abbott.

Kronologi

Abbott menjelaskan detik-detik penembakan massal itu terjadi. Ia merincinya.

"Hal pertama yang terjadi adalah pria bersenjata itu menembak wajah neneknya," kata Abbott.

"Dia kemudian menghubungi polisi. Pria bersenjata itu melarikan diri dan, ketika dia melarikan diri, mengalami kecelakaan (kendaraan) di luar sekolah dasar dan dia berlari ke sekolah," jelas Abbott.

"Petugas... menyerang pria bersenjata itu pada saat itu. Pria bersenjata itu kemudian memasuki pintu belakang dan menuruni dua lorong pendek, dan kemudian masuk ke ruang kelas di sisi kiri (lalu terjadi penembakan massal)," pungkasnya.

Facebook Buka Suara

Facebook kemudian buka suara soal postingan pelaku. Facebook mengatakan 'postingan tersebut adalah pesan teks pribadi yang ditemukan setelah tragedi mengerikan itu terjadi'.

"Kami bekerja sama erat dengan penegak hukum dalam penyelidikan mereka yang sedang berlangsung," kata juru bicara perusahaan induk Facebook, Meta, Andy Stone.

(isa/isa)