959 Prajurit Ukraina Menyerah ke Rusia, Bagaimana Nasib Mereka?

Tim Detikcom - detikNews
Rabu, 18 Mei 2022 16:15 WIB
Jakarta -

Ratusan prajurit Ukraina kembali dilaporkan menyerah ke pasukan Rusia. Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada Rabu (18/5) bahwa 959 prajurit Ukraina telah menyerah minggu ini di pabrik baja Azovstal yang terkepung di kota pelabuhan Mariupol, Ukraina.

"Selama 24 jam terakhir, 694 gerilyawan menyerah, termasuk 29 terluka," kata kementerian itu dalam pengarahan hariannya tentang perang di Ukraina. "Secara total sejak 16 Mei, 959 gerilyawan menyerah, termasuk 80 orang terluka," imbuh kementerian.

Kementerian menyebut mereka yang membutuhkan perawatan medis dibawa ke rumah sakit di kota Novoazovsk yang dikuasai Rusia.

Pemerintah Ukraina berharap untuk melakukan pertukaran tahanan dengan Rusia guna memulangkan para prajurit yang menyerah itu. Namun, Rusia belum mengkonfirmasi apakah mereka akan menjadi bagian dari pertukaran tahanan.

Bulan lalu, Moskow mengklaim kendali atas Mariupol setelah pengepungan selama berminggu-minggu. Namun, ratusan tentara Ukraina tetap bersembunyi di terowongan bawah tanah di zona industri Azovstal, yang dikepung oleh pasukan Rusia.

Mereka pun dipuji sebagai pahlawan karena telah berjuang menghentikan laju invasi Moskow.

Kementerian Pertahanan Ukraina mengatakan pihaknya mengharapkan "prosedur pertukaran... untuk memulangkan para pahlawan Ukraina ini secepat mungkin".

Nasib para tentara Ukraina yang ditangkap itu tidak jelas. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov menolak untuk mengatakan apakah mereka akan diperlakukan sebagai penjahat atau tawanan perang.

Peskov hanya mengatakan, Presiden Vladimir Putin "menjamin bahwa mereka akan diperlakukan sesuai dengan hukum internasional yang relevan."

(ita/ita)