Presiden Taiwan Kecam Penembakan di Gereja California

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 17 Mei 2022 15:11 WIB
Disampaikan melalui pidato tahun baru, Presiden Taiwan Tsai Ing-wen membuka kesempatan untuk berdialog dengan Cina agar tercipta kedamaian di kawasan
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen (dok. AFP/Getty Images)
Taipei -

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengecam penembakan fatal di sebuah gereja di California, Amerika Serikat (AS), yang dilaporkan dilakukan oleh seorang imigran China yang memiliki kebencian terhadap Taiwan. Kebanyakan jemaat gereja itu merupakan warga Taiwan-Amerika.

Seperti dilansir Associated Press, Selasa (17/5/2022), kantor Presiden Taiwan merilis pernyataan yang isinya menyatakan Tsai mengecam 'segala bentuk kekerasan'.

Tsai juga menyampaikan belasungkawa untuk korban tewas dan korban luka dalam penembakan itu. Dalam pernyataannya, Tsai meminta agar kepala perwakilan Taiwan di AS untuk terbang ke California guna memberikan bantuan kepada para korban.

Pelaku yang diidentifikasi sebagai David Chou (68) ini akan dihadirkan dalam persidangan di pengadilan California pada Selasa (17/5) waktu setempat, atas dakwaan pembunuhan dan percobaan pembunuhan.

Kepolisian AS menyatakan Chou menyembunyikan tas berisi bom molotov dan amunisi cadangan di sekitar gedung gereja, sebelum melepas tembakan dengan dua pistol. Para penyelidik AS menyebutnya sebagai upaya 'metodis' untuk melakukan pembantaian.

Penembakan itu dilakukan saat jemaat yang kebanyakan lanjut usia (lansia) sedang menikmati jamuan makan usai ibadah pada Minggu (15/5) waktu setempat.

Satu orang tewas dan lima orang lainnya mengalami luka-luka, dengan korban tertua berusia 92 tahun. Penembakan ini juga diselidiki sebagai kasus kejahatan kebencian.