Ukraina Klaim Tentaranya Rebut Kembali Wilayah di Perbatasan Rusia

Tim detikcom - detikNews
Senin, 16 Mei 2022 17:33 WIB
A Ukrainian border guard patrols the border with Russia not far from Hoptivka village, Kharkiv region, Ukraine, Wednesday, Feb. 2, 2022. Russian President Vladimir Putin is accusing the U.S. and its allies of ignoring Russias top security demands but says Moscow is willing to talk more to ease tensions over Ukraine. (AP Photo/Evgeniy Maloletka)
Ilustrasi -- Tentara Ukraina berpatroli di dekat perbatasan Rusia (dok. AP Photo/Evgeniy Maloletka)
Kiev -

Ukraina mengumumkan tentaranya berhasil merebut kembali wilayah di perbatasan Rusia, yang terletak dekat Kharkiv, kota terbesar kedua di negara itu, yang terus digempur sejak invasi dimulai akhir Februari lalu.

Seperti dilansir AFP, Senin (16/5/2022), Kementerian Pertahanan Ukraina menyatakan pada Minggu (15/5) tengah malam bahwa tentara Ukraina brigade ke-127 di wilayah Kharkiv telah 'mengusir Rusia dan mengklaim wilayah perbatasan'.

Dalam video yang dirilis beserta pernyataan, sekelompok tentara Ukraina dengan seragam kamuflase dan menenteng senjata berkumpul di sekitar pos demarkasi perbatasan yang dicat kuning dan biru sesuai warna bendera nasional Ukraina. Mereka juga menyampaikan laporan kepada Presiden Volodymyr Zelensky.

"(Militer) Telah mencapai perbatasan dengan Federasi Rusia -- dengan negara pendudukan -- kami telah melakukannya; kami ada di sini," ucap salah satu tentara Ukraina dalam video tersebut.

Penasihat kepresidenan Ukraina Oleksiy Arestovich, pada Minggu (15/5) waktu setempat, menuturkan kepada televisi lokal bahwa tentara Rusia sedang dikerahkan kembali menuju Donbas, sebelah selatan Kharkiv, usai ditarik mundur menyusul adanya serangan balasan dari Ukraina.

Sejak gagal merebut ibu kota Kiev pada awal invasi, kendali atas wilayah Donbas menjadi salah satu tujuan utama Moskow. Namun intelijen Barat memprediksi operasi militer Rusia akan terhenti di tengah kerugian besar dan perlawanan sengit.

"Kami berterima kasih kepada semua orang yang, mempertaruhkan nyawa mereka, membebaskan Ukraina dari penjajah Rusia," ucap Gubernur Kharkiv, Oleg Synegubov, dalam pernyataan via Telegram.

"Kami masih memiliki banyak pekerjaan di depan kami," imbuhnya.

Lihat juga video 'Ukraina Adili Pelaku Kejahatan Perang Tentara Rusia Pertama di Kiev':

[Gambas:Video 20detik]