Laporan Intelijen Inggris: Rusia Kehilangan Sepertiga Pasukan di Ukraina!

Tim detikcom - detikNews
Senin, 16 Mei 2022 10:42 WIB
Rusia masih mengepung dan menyerang kota Mariupol, Ukraina. Sejumlah tank milik tentara pro-Rusia pun bersiaga di jalan-jalan kawasan Mariupol. Ini fotonya.
Ilustrasi -- Penampakan tank pasukan Rusia di wilayah Ukraina (dok. REUTERS/ALEXANDER ERMOCHENKO)
London -

Laporan terbaru intelijen Inggris menyebut Rusia telah kehilangan sekitar sepertiga pasukan darat yang dikerahkan ke wilayah Ukraina. Serangan pasukan Rusia di wilayah Donbas, Ukraina bagian timur, dilaporkan telah 'kehilangan momentum dan tertinggal jauh dari jadwal'.

Seperti dilansir Reuters, Senin (16/5/2022), hal itu tertuang dalam laporan intelijen militer dari Kementerian Pertahanan Inggris yang dirilis Minggu (15/5) waktu setempat.

"Meskipun ada kemajuan awal dalam skala kecil, Rusia telah gagal mendapatkan capaian wilayah substansial selama sebulan terakhir sembari mengalami pengurangan efektivitas tingkat tinggi," sebut laporan intelijen militer seperti disampaikan Kementerian Pertahanan Inggris via Twitter.

"Rusia sekarang kemungkinan mengalami kehilangan sepertiga dari kekuatan tempur darat yang dikerahkan pada Februari," ungkap laporan itu.

Disebutkan juga bahwa Rusia tidak mungkin secara dramatis mempercepat laju pergerakan pasukannya untuk 30 hari ke depan.

Sejak Rusia menginvasi pada 24 Februari lalu, militer Ukraina telah memaksa komandan-komandan militer Rusia untuk meninggalkan target ibu kota Kiev, sebelum membuat kemajuan pesat di wilayah timur laut dan mengusir mereka dari kota terbesar kedua, Kharkiv.

Serangan balasan dari pasukan Ukraina dilaporkan tengah berlangsung di dekat kota Izyum yang dikuasai Rusia, meskipun militer Ukraina melaporkan pada Minggu (15/5) waktu setempat bahwa pasukan Rusia maju ke lokasi lainnya di wilayah Donbas -- zona perang utama dalam sebulan terakhir.

Belum ada tanggapan resmi dari pemerintah maupun militer Rusia terkait laporan intelijen militer Inggris tersebut.

Simak video 'Desa di Ukraina Ini Selamat dari Serangan Rusia Gegara Banjir':

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/dhn)