Israel Berkelit, AS Minta Kematian Wartawan Al Jazeera Diselidiki Independen

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 12 Mei 2022 12:09 WIB
Jurnalis Al Jazeera bernama Shireen Abu Aqleh tewas ditembak pasukan Israel. Abu Aqleh menggambarkan dia sebagai sosok pemberani, baik hati, dan mewakili suara rakyat Palestina.
Mendiang wartawan Al Jazeera Shireen Abu Aqleh (dok. AP/Majdi Mohammed)
Washington DC -

Seruan memuncak agar penyelidikan independen dilakukan terhadap penembakan fatal seorang wartawan Al Jazeera, Shireen Abu Aqleh (51), saat meliput penggerebekan tentara Israel di wilayah Tepi Barat pekan ini.

Mulai dari Amerika Serikat (AS), Uni Eropa, negara-negara Arab hingga kantor hak asasi manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) kompak menyerukan agar kematian Abu Aqleh yang merupakan wartawan veteran berkewarganegaraan Palestina-AS itu diselidiki secara independen.

Seperti dilansir AFP, Kamis (12/5/2022), pihak Al Jazeera yang berbasis di Qatar menuduh pasukan Israel telah secara sengaja menembak Abu Aqleh di kepala saat terjadi kerusuhan di kamp pengungsi Jenin, Tepi Barat, pada Rabu (11/5) waktu setempat. Al Jazeera menyebutnya sebagai 'pembunuhan berdarah dingin'.

Perdana Menteri (PM) Israel Naftali Bennett menepis tuduhan itu dengan menyatakan bahwa Abu Aqleh 'kemungkinan' tewas akibat tembakan nyasar dari sejumlah warga Palestina bersenjata yang melepas tembakan secara membabi-buta.

Menteri Pertahanan (Menhan) Israel Benny Gantz dalam pernyataan terpisah pada Rabu (11/5) malam tampak berupaya menjauhkan diri dari pernyataan PM Bennett, dengan menyatakan pihaknya belum bisa menentukan siapa pelaku penembakan fatal itu.

"Temuan awal kami dari penyelidikan tidak bisa mengindikasikan tembakan apa yang diarahkan terhadap Shireen dan tidak bisa mengecualikan opsi apapun di bawah kekacauan operasional ini," ucap Gantz.

Namun dia juga menyebut bahwa sekelompok pria bersenjata Palestina di Jenin melepas tembakan dari 'berbagai arah'.

"Kami tidak yakin bagaimana dia terbunuh," imbuh Gantz, sembari menyebut kematian Abu Aqleh sebagai 'kehilangan yang serius'.

Simak video 'Israel Salahkan Palestina atas Kematian Reporter Al Jazeera':

[Gambas:Video 20detik]