Lansia di China Dimasukkan ke Kantong Mayat, Ternyata Masih Hidup!

Haris Fadhil - detikNews
Kamis, 05 Mei 2022 13:15 WIB
Ilustrasi jenazah
Ilustrasi mayat (Foto: Thinkstock)
Shanghai -

Otoritas distrik China memecat empat pejabat. Hal itu dilakukan usai seorang pasien lanjut usia dari sebuah panti jompo di Shanghai yang diyakini meninggal dan dimasukkan ke dalam kantong jenazah ternyata masih hidup.

Dilansir dari BBC, Kamis (5/5/2022), video online muncul menunjukkan dua orang yang tampaknya pekerja kamar mayat menempatkan kantong mayat ke dalam kendaraan.

Para pekerja itu kemudian terlihat menarik kantong mayat hingga terbuka dan seseorang terdengar mengatakan bahwa pasien tersebut masih hidup. Insiden itu memicu kemarahan di media sosial China.

Pejabat di distrik Putuo Shanghai mengkonfirmasi insiden itu pada Senin (2/5) malam. Dia mengatakan pasien itu telah dibawa ke rumah sakit dan dalam kondisi stabil.

Otoritas distrik mengatakan lima pejabat dan satu dokter sedang diselidiki.

Empat pejabat, termasuk wakil direktur biro urusan sipil setempat dan direktur panti jompo, dipecat. Seorang dokter yang diidentifikasi hanya dengan nama keluarga mereka Tian, juga telah dicabut izin medisnya. Sementara, identitas pasien masih belum diketahui.

Shanghai, kota terbesar di China dan rumah bagi hampir 25 juta orang, sedang memasuki minggu keenam pembatasan terkait COVID-19 yang melonjak lagi sejak Maret.

Kebanyakan orang masih dilarang meninggalkan rumah mereka dengan alasan apa pun - terinfeksi COVID-19 dan kontak dekat mereka terpaksa pergi ke pusat karantina yang dikelola negara.

China adalah salah satu negara terakhir yang masih berkomitmen untuk memberantas COVID-19, berbeda dengan sebagian besar dunia yang berusaha hidup dengan virus. Kebijakan nol-COVID ini mendapat tekanan dalam beberapa pekan terakhir dengan penyebaran varian Omicron.

Simak juga 'China Deteksi Kasus Pertama Flu Burung H3N8 pada Manusia':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/imk)