ADVERTISEMENT

Pidato Singkat Pemimpin Taliban yang Mendadak Muncul Saat Lebaran

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 03 Mei 2022 06:01 WIB
Hibatullah Akhundzada, Sosok Pemimpin di Balik Kelompok Taliban
Foto: Pemimpin Tertinggi Taliban, Hibatullah Akhundzada (BBC World)

Tak hanya itu, ada dua helikopter melayang di atas masjid saat acara yang berlangsung selama dua jam itu. Puluhan pejuang Taliban dikerahkan di tempat Akhundzada dan para pemimpin Taliban lainnya duduk dan mereka menghentikan jemaah untuk mengambil gambar mereka di ponsel.

Terdengar para jemaah sempat meneriakkan 'Allahu Akbar! Hidup Imarah Islam dan Hidup Akhundzada!' saat pemimpin tertinggi Taliban itu mulai berbicara, .

"Saya menangis ketika mendengar suara Sheikh Saheb (Akhundzada) mendengarnya seperti mencapai impian terbesar saya," kata salah satu jemaah sambil menambahkan bahwa dia gagal menemukan pemimpin itu di antara kerumunan.

Kemudian, warga Kandahar lainnya, Bismillah, yang menghadiri salat di Masjid Eidgah, mengatakan dirinya sangat senang. Dia bahkan memimpikan pemimpin tertinggi kelompok Taliban tersebut.

"Saya sangat senang bahkan tidak bisa menggambarkannya. Saya bermimpi untuk berdoa bersama pemimpin tertinggi saya, untuk mendengar suaranya atau melihatnya," ujarnya.

Sementara itu, seorang pejabat senior pemerintah Taliban mengaku melihat Akhundzada menyampaikan pidato tersebut. Itu adalah penampilan publik kedua Akhundzada sejak mengambil alih Taliban pada 2016.

"Saya melihatnya dari kejauhan saat dia berbicara. Saya bahkan bertemu dengannya dua hari yang lalu di kantornya," katanya yang meminta tidak disebutkan namanya.

Profil Akhundzada telah memicu spekulasi tentang perannya dalam pemerintahan baru Taliban, yang dibentuk setelah kelompok itu menguasai Kabul pada 15 Agustus -- dan bahkan rumor kematiannya.

Profil publiknya sebagian besar terbatas pada pelepasan pesan selama hari raya Islam dari kantornya di Kandahar. Pada bulan Oktober lalu, Akhundzada mengunjungi masjid Darul Uloom Hakimiah di kota selatan, menurut rekaman audio yang diedarkan oleh akun media sosial Taliban.


(maa/maa)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT