Bangunan 3 Lantai di Nigeria Ambruk: 8 Tewas-23 Terluka

Farih Maulana Sidik - detikNews
Senin, 02 Mei 2022 23:41 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Ilustrasi police line (Foto: Ilustrasi/Thinkstock)
Lagos -

Sebuah bangunan tiga lantai yang sebagian besar merupakan tempat tinggal di Kota Lagos, Nigeria, ambruk. Peristiwa itu menewaskan delapan orang dan melukai 23 orang lainnya yang kini telah dibawa ke rumah sakit.

"Kami telah menemukan delapan jenazah, sedangkan 23 lainnya berhasil diselamatkan dengan berbagai tingkat luka. Mereka mendapat perawatan di rumah sakit," kata Ibrahim Farinloye dari Badan Manajemen Darurat Nasional (NEMA), seperti dilansir dari AFP, Senin (2/5/2022).

Bangunan tiga lantai itu runtuh pada Minggu (1/5) malam di daerah Ebute-Metta, kota berpenduduk lebih dari 20 juta orang. Runtuhnya bangunan sering terjadi di negara terpadat Afrika itu, di mana jutaan orang tinggal di bangunan bobrok dan standar konstruksi yang sering dilanggar.

"Kejadian itu terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Bangunannya berlantai tiga. Lantai dasar dan lantai satu digunakan sebagai gudang, sedangkan lantai dua dan tiga tempat tinggal," ucapnya.

Farinloye mengatakan upaya penyelamatan masih berlangsung di tempat kejadian. "Kami telah bekerja sejak tadi malam untuk membersihkan puing-puing untuk mencari lebih banyak korban."

Dia menyebut penyelidikan sedang dilakukan untuk menentukan penyebab keruntuhan terbaru di negara itu.

Pada Januari lalu, ada tiga orang termasuk dua anak-anak tewas dan 18 lainnya diselamatkan ketika sebuah gereja runtuh di negara bagian Delta selatan.

Standar bangunan telah menjadi sorotan sejak sebuah gedung tinggi yang sedang dibangun runtuh di Lagos pada November tahun lalu, menewaskan sedikitnya 45 orang. Pengerjaan yang buruk, bahan berkualitas rendah dan korupsi untuk mengabaikan pengawasan resmi sering disalahkan atas bencana bangunan di Nigeria.

Menurut seorang peneliti Universitas Afrika Selatan, sejak 2005 setidaknya 152 bangunan runtuh di Lagos. Salah satu insiden yang memicu kemarahan meluas adalah pada tahun 2014 ketika puluhan orang tewas dalam runtuhnya gereja di Lagos.

(fas/fas)