Serangan Udara Israel Tewaskan 4 Tentara Suriah, 3 Luka-luka

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 27 Apr 2022 13:00 WIB
A warplane carries out a bombing run above Syria near the Israeli-Syrian border as it is seen from the Israeli-occupied Golan Heights , Israel July 24, 2018. REUTERS/Ammar Awad
ilustrasi (Foto: REUTERS/Ammar Awad)
Jakarta -

Empat tentara Suriah tewas dan tiga lainnya terluka dalam serangan udara yang dilancarkan Israel.

"Musuh Israel melakukan serangan udara saat fajar ... menargetkan beberapa posisi di sekitar Damaskus," kata sumber militer Suriah kepada kantor berita pemerintah Suriah, SANA seperti diberitakan AFP, Rabu (27/4/2022).

"Penyelidikan menunjukkan bahwa empat tentara tewas, tiga lainnya terluka dan kerusakan material dicatat," imbuh sumber tersebut.

Menurut SANA, serangan terbaru ini terjadi menyusul serangan lain di dekat Damaskus pada 14 April lalu. Tak ada korban dalam serangan saat itu.

Sebelumnya, SANA melaporkan bahwa pertahanan udara Suriah berhasil mencegat sebuah serangan rudal Israel di dekat Damaskus, ibu kota Suriah.

"Pertahanan udara kita menghadapi agresi Israel di pinggiran Damaskus," demikian dilaporkan kantor berita Suriah, SANA, tanpa memberikan rincian tambahan, seperti dilansir dari kantor berita AFP, Rabu (27/4/2022).

Koresponden AFP di ibu kota Suriah tersebut mengatakan mereka mendengar suara ledakan keras.

Sejak perang saudara pecah di Suriah pada 2011, Israel telah melakukan ratusan serangan udara di negara tersebut. Serangan-serangan rudal Israel tersebut menargetkan posisi pemerintah serta pasukan sekutu yang didukung Iran dan para petempur kelompok milisi Syiah Lebanon, Hizbullah.

Sementara Israel jarang mengomentari serangan-serangan itu satu per satu, tapi Israel mengakui telah melancarkan ratusan serangan sejak tahun 2011.

Konflik di Suriah sejauh ini telah menewaskan hampir setengah juta orang. Perang berkepanjangan ini juga telah memaksa sekitar setengah dari populasi pra-perang negara itu mengungsi dari rumah mereka.

Simak juga 'Israel Lancarkan Serangan Artileri Berat ke Wilayah Lebanon':

[Gambas:Video 20detik]



(ita/ita)