2 Kolonel Garda Revolusi Iran Tewas dalam Serangan Israel di Suriah

Tim Detikcom - detikNews
Rabu, 09 Mar 2022 14:40 WIB
A warplane carries out a bombing run above Syria near the Israeli-Syrian border as it is seen from the Israeli-occupied Golan Heights , Israel July 24, 2018. REUTERS/Ammar Awad
ilustrasi (Foto: REUTERS/Ammar Awad)
Jakarta -

Serangan Israel di Suriah minggu ini menewaskan dua perwira dari Garda Revolusi Iran. Pihak Garda Revolusi pun bersumpah akan membalas dendam.

"Kolonel Garda Ehsan Karbalaipour dan Morteza Saidnejad menjadi martir - kejahatan yang dilakukan oleh rezim Zionis selama serangan roket di pinggiran Damaskus, Suriah, kemarin pagi," kata sebuah pernyataan yang diposting di Sepah News, situs web Garda Revolusi Iran, seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (9/3/2022).

Israel, katanya, "akan membayar kejahatan ini".

Baik Iran dan Rusia telah memberikan dukungan keuangan dan militer kepada rezim Presiden Bashar al-Assad sejak konflik Suriah dimulai pada tahun 2011.

Sebelumnya pada hari Senin (7/3), kelompok pemantau perang Suriah, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, yang berbasis di Inggris, mengatakan serangan rudal Israel menewaskan dua milisi pro-Iran dan melukai enam lainnya.

Menurut Observatorium, target serangan itu adalah "depot senjata dan amunisi yang dioperasikan oleh para milisi yang didukung Iran di dekat bandara internasional Damaskus".

Namun, media pemerintah Suriah mengatakan rudal-rudal Israel tersebut menewaskan dua warga sipil.

Pemerintah Iran mengatakan telah mengerahkan pasukannya di Suriah atas permintaan Damaskus dan hanya sebagai penasihat.