Inggris Sebut Kemenangan Putin Akan Picu Konsekuensi Mengerikan di Dunia

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 27 Apr 2022 10:41 WIB
Pencarian ranjau-amunisi milik Rusia di sejumlah wilayah Ukraina terus dilakukan. Belum lama ini bom udara Rusia seberat 250 kilogram ditemukan di desa Ukraina.
Situasi pertempuran di Ukraina yang tengah diinvasi pasukan Rusia (dok. Reuters)
London -

Inggris menyerukan agar sekutu-sekutu Ukraina meningkatkan produksi militer, mencakup tank maupun pesawat, untuk membantu Ukraina. Disebutkan Inggris bahwa nasib Ukraina yang tengah diinvasi pasukan Rusia kini bergantung pada keseimbangan.

Seperti dilansir AFP, Rabu (27/4/2022), Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris Liz Truss menyebut bahwa struktur keamanan global yang seharusnya mencegah invasi Presiden Rusia Vladimir Putin telah gagal. Truss pun menyerukan 'pendekatan baru' dalam membantu Ukraina menghadapi invasi Rusia.

"Kita tak bisa berpuas diri -- nasib Ukraina tetap dalam keseimbangan," ucap Truss mengingatkan sekutu-sekutu Ukraina, menurut kutipan pidatonya di hadapan para diplomat asing dan pemimpin bisnis di London.

Truss menyebut bahwa kemenangan Putin akan memicu 'konsekuensi mengerikan di seluruh dunia'. Dia lantas mencetuskan agar lebih banyak senjata berat dikirimkan ke Ukraina meskipun berisiko semakin meningkatkan konflik.

"Kita harus bersiap untuk jangka panjang dan menggandakan dukungan kita untuk Ukraina. Senjata berat, tank, pesawat terbang -- menggali lebih dalam ke dalam pasokan kita, meningkatkan produksi. Kita perlu melakukan semua ini," cetusnya.

Pernyataan Truss yang disampaikan di Mansion House di distrik finansial London itu, senada dengan pernyataan komentar Perdana Menteri (PM) Boris Johnson, yang pekan lalu menyebut konflik di Ukraina bisa berlanjut hingga akhir tahun depan.

Pada Senin (25/4) waktu setempat, Menteri Pertahanan (Menhan) Ben Wallace mengumumkan bahwa Inggris akan memberikan kendaraan lapis baja yang mampu menembakkan rudal, untuk melawan pesawat-pesawat Rusia, kepada Ukraina.

Lihat juga video saat 'Rusia Tangkap 2 Petempur Inggris di Ukraina':

[Gambas:Video 20detik]