Ukraina Klaim 6 Warga Sipil Tewas Karena Serangan Rusia di Lugansk

Arief Ikhsanudin - detikNews
Minggu, 24 Apr 2022 05:00 WIB
A Ukrainian flag is seen on the position of Ukrainian forces in the village of Pervomayske near the eastern Ukrainian city of Donetsk on October 24, 2014. Ukraine wraps up campaigning on October 24 for a weekend vote that will dramatically reshape parliament after a year of upheavals, as the deadly conflict with pro-Russian rebels drags on into its seventh month. AFP PHOTO/ GENYA SAVILOV
Foto: AFP PHOTO/ GENYA SAVILOV
Jakarta -

Pihak Ukraina menyebut enam orang warga sipil tewas akibat serangan Rusia di wilayah Lugansk. Serangan itu disebut sebagai serangan yang dilakukan seharian.

Dilansir dari AFP, menurut Gubernur, penembakan oleh Rusia terjadi pada Sabtu (23/4/2022), di Desa Girske, wilayah Lugansk Ukraina.

"Desa Girske mengalami serangan berat Rusia sepanjang hari," kata Sergiy Gayday di Telegram. "Enam penduduk desa meninggal."

Zelensky Ingin Bertemu dengan Putin

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kembali menyerukan untuk pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Disebut pertemuan itu untuk mengakhiri invasi Rusia atas Ukraina sejak tiga bulan lalu.

"Saya pikir siapa pun yang memulai perang ini, akan dapat mengakhirinya," kata Zelensky dalam konferensi pers di Stasiun Metro di jantung ibu kota Ukraina.

Keraguan dan rasa takut untuk bertemu dengan Putin. Pertemuan itu disebut akan menghasilkan kesepakatan.

"Sejak awal, saya bersikeras melakukan pembicaraan dengan presiden Rusia," kata Zelensky.

"Bukannya saya ingin (bertemu dengannya), tetapi saya harus bertemu dengannya untuk menyelesaikan konflik ini dengan cara diplomatik.

"Kami memiliki kepercayaan pada mitra kami, tetapi kami tidak memiliki kepercayaan pada Rusia," tambahnya.

(aik/aik)