Enam Tentara Tewas Diserang Kelompok Pengedar Narkoba di Kolombia

Dwi Andayani - detikNews
Kamis, 21 Apr 2022 02:46 WIB
Police line tape. Crime scene investigation. Forensic science.
Ilustrasi (Foto: Getty Images/D-Keine)
Jakarta -

Sedikitnya enam tentara tewas dalam serangan yang dilakukan tersangka pengedar narkoba di Kolombia Timur Laut. Lima tentara lainnya mengalami luka-luka.

Dilansir AFP, Kamis (21/4/2022) penyerangan diduga dilakukan oleh kartel Clan del Golfo. Kartel ini disebut paling kuat di negara itu, namun pemimpinnya Dario Antonio Usuga telah ditangkap pada Oktober.

"Sayangnya pembunuhan enam tentara kami telah dikonfirmasi," kata militer dalam sebuah pernyataan.

Lima tentara yang terluka disebut telah dievakuasi. Selain itu, satu tentara dinyatakan hilang.

"Lima tentara yang terluka dari Brigade keempat dievakuasi dengan pesawat ke rumah sakit," tuturnya.

"Pasukan di lapangan terus mencari salah satu tentara kami," tambah tentara.

Serangan itu terjadi sekitar tengah malam Selasa di departemen Antioquia. Antioquia adalah koridor utama untuk pengangkutan kokain ke pantai Pasifik Kolombia dan ke Panama.

Jenderal Juvenal Diaz mengatakan kepada Blu Radio bahwa Clan del Golfo bertanggung jawab untuk meledakkan "alat peledak rakitan" ketika sebuah kendaraan militer lewat.

Clan del Golfo telah meningkatkan serangannya terhadap angkatan bersenjata sejak penahanan Usuga, yang dikenal dengan alias Otoniel.

Kolombia adalah produsen kokain terbesar di dunia, yang sebagian besar diselundupkan ke Amerika Serikat dan Eropa.

Pemerintah Kolombia telah menyetujui ekstradisi Usuga ke Amerika Serikat untuk menghadapi tuduhan perdagangan narkoba.

(dwia/dwia)