Erdogan Kutuk Intervensi Israel di Al-Aqsa, Geger Politisi Bakar Al-Qur'an

ADVERTISEMENT

International Updates

Erdogan Kutuk Intervensi Israel di Al-Aqsa, Geger Politisi Bakar Al-Qur'an

Tim detikcom - detikNews
Senin, 18 Apr 2022 17:38 WIB
Polisi Israel berpatroli di kawasan Yerusalem. Patroli dilakukan usai bentrokan antara polisi Israel dan demonstran Palestina terjadi di Kompleks Masjid Al-Aqsa
polisi Israel patroli di Yerusalem usai bentrokan di Al-Aqsa (Foto: REUTERS/AMMAR AWAD)
Jakarta -

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah berbicara dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengenai insiden bentrokan di kompleks masjid Al-Aqsa, Yerusalem. Kepada Abbas, Erdogan mengatakan dia mengutuk "intervensi Israel terhadap jamaah" di tempat suci tersebut.

Dilansir dari kantor berita Reuters, Senin (18/4/2022), komentar Erdogan ini muncul di tengah upaya Turki dan Israel dalam beberapa pekan terakhir untuk menormalkan hubungan mereka yang telah lama tegang.

Sebelumnya pada hari Jumat (15/4), sedikitnya 152 warga Palestina terluka dalam bentrokan dengan polisi anti huru-hara Israel di dalam kompleks masjid Al-Aqsa. Menurut Bulan Sabit Merah Palestina, sebagian besar cedera warga Palestina disebabkan oleh peluru karet, granat kejut dan pemukulan dengan tongkat polisi.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Senin (18/4/2022):

- Shanghai Laporkan 3 Kematian Pertama COVID-19 Sejak Lockdown

Otoritas Shanghai, China melaporkan tiga kematian pasien COVID-19 pertama sejak dimulainya lockdown yang telah berlangsung berminggu-minggu. Ketiganya adalah orang lanjut usia yang memiliki penyakit penyerta.

"Tiga orang memburuk menjadi kasus yang parah setelah pergi ke rumah sakit, dan meninggal setelah semua upaya untuk menghidupkan kembali mereka terbukti tidak efektif," kata pemerintah kota Shanghai dalam pernyataan di media sosial seperti dilansir dari kantor berita AFP, Senin (18/4/2022).

Para korban meninggal termasuk dua wanita berusia 89 dan 91 tahun, dan seorang pria berusia 91 tahun. Disebutkan bahwa mereka semua memiliki berbagai keluhan kesehatan seperti penyakit jantung koroner, diabetes dan tekanan darah tinggi.

- Geger Politisi Bakar Al-Qur'an di Swedia, Ini Bukan yang Pertama Kali!

Rasmus Paludan, pemimpin partai sayap kanan Denmark, Stram Kurs, menuai kecaman keras karena aksinya membakar Al-Qur'an di wilayah yang banyak dihuni warga Muslim di Swedia. Aksi provokatif Paludan ini bukan yang pertama kalinya, karena dia pernah melakukan aksi serupa tiga tahun lalu.

Seperti dilansir TRT World, Senin (18/4/2022), aksi Paludan yang dilakukan di bawah pengawalan kepolisian pada Kamis (14/4) lalu di area terbuka di wilayah Linkoping. Dia tetap melakukan aksi itu meskipun mendapat penolakan dari sekitar 200 demonstran yang berkumpul di lokasi yang sama.

Ketika polisi mengabaikan seruan demonstran untuk tidak membiarkan Paludan melakukan aksinya, kerusuhan pun pecah dengan demonstran menutup ruas jalanan setempat dan melempari baru ke arah polisi.

Sosok Paludan yang memang sengaja memancing keributan ini dikenal sebagai seorang pengacara asal Denmark yang juga memiliki kewarganegaraan Swedia. Dia mendirikan partai Stram Kurs, atau yang berarti 'Garis Keras', tahun 2017 lalu.

- ISIS Bersumpah Balas Kematian Eks Pemimpin, Serukan Serangan di Eropa

Kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) bersumpah akan membalaskan dendam atas kematian mantan pemimpinnya, Abu Ibrahim al-Qurashi, dalam penggerebekan militer Amerika Serikat (AS) di Suriah beberapa bulan lalu.

ISIS bahkan menyerukan para pendukungnya untuk memanfaatkan perang yang sedang berlangsung di Ukraina untuk melancarkan serangan-serangan di wilayah Eropa. Demikian seperti dilansir AFP, Senin (18/4/2022).

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT