ADVERTISEMENT

Inggris Sebut Rusia Kerahkan Tentara dari Georgia ke Ukraina

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 01 Apr 2022 11:57 WIB
A Ukrainian serviceman walks by a building which was hit by a large caliber mortar shell in the frontline village of Krymske, Luhansk region, in eastern Ukraine, Saturday, Feb. 19, 2022. Ukrainian President Volodymyr Zelenskyy, facing a sharp spike in violence in and around territory held by Russia-backed rebels and increasingly dire warnings that Russia plans to invade, on Saturday called for Russian President Vladimir Putin to meet him and seek resolution to the crisis. (AP Photo/Vadim Ghirda)
Tentara Ukraina berjalan melewati gedung di Luhansk, Donbas, yang rusak terkena hantaman mortir (dok. AP Photo/Vadim Ghirda)

Dalam pidato pada Rabu (30/3) waktu setempat, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut pasukan Rusia tengah mengumpulkan kekuatan di wilayah Donbas, Ukraina bagian timur, dan bersiap melancarkan serangan-serangan baru. Zelensky menegaskan Ukraina 'siap untuk ini'.

Sementara Sekretaris Pers Pentagon atau Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) John Kirby mengungkapkan bahwa 'sejumlah kecil' tentara Rusia 'mulai melakukan reposisi' tapi tidak diketahui secara jelas ke mana pasukan itu bergerak. Kirby juga menjelaskan bahwa AS tidak 'melihat indikasi apapun bahwa mereka dipulangkan'.

Penilaian terbaik dari AS adalah pasukan Rusia itu mungkin diposisikan ulang di Belarusia untuk 'diperlengkapi, diberi pasokan baru, dan digunakan di tempat lainnya di Ukraina'. Kirby menambahkan bahwa Rusia ingin 'memprioritaskan ulang' operasi mereka di area Donbas.


(nvc/ita)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT