Kepada Pers Rusia, Presiden Ukraina Nyatakan Negaranya Siap Jadi Netral

ADVERTISEMENT

Kepada Pers Rusia, Presiden Ukraina Nyatakan Negaranya Siap Jadi Netral

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 28 Mar 2022 10:39 WIB

Setelah lebih dari empat pekan perang berlangsung, Rusia gagal merebut kota besar Ukraina dan mengisyaratkan penurunan target dengan kini fokus pada 'pembebasan' wilayah Donbass, di mana separatis pro-Rusia bertempur melawan militer Ukraina selama delapan tahun terakhir.

Seorang pemimpin lokal di wilayah separatis yang menyebut diri Republik Rakyat Luhansk, pada Minggu (27/3), menyatakan bahwa wilayah itu segera menggelar referendum untuk bergabung dengan Rusia.

Hal itu sama seperti yang terjadi di Crimea setelah dicaplok Rusia tahun 2014 lalu. Pada saat itu, warga Crimea memilih untuk memisahkan diri dari Ukraina dan bergabung Rusia -- hasil referendum yang ditolak untuk diakui banyak negara.

Kementerian Luar Negeri Ukraina membantah adanya rencana referendum semacam itu di wilayah Ukraina bagian timur. "Semua referendum palsu di wilayah yang diduduki sementara adalah batal dan tidak berlaku dan tidak akan memiliki validitas hukum," tegas juru bicara Kementerian Luar Negeri Ukraina, Oleg Nikolenko, kepada Reuters.


(nvc/ita)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT