Saksi Mata Lihat Boeing 737-800 Jatuh Vertikal Tanpa Keluarkan Asap

ADVERTISEMENT

Saksi Mata Lihat Boeing 737-800 Jatuh Vertikal Tanpa Keluarkan Asap

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 22 Mar 2022 09:48 WIB
In this photo taken by mobile phone released by Xinhua News Agency, a piece of wreckage of the China Easterns flight MU5735 are seen after it crashed on the mountain in Tengxian County, south Chinas Guangxi Zhuang Autonomous Region on Monday, March 21, 2022. A China Eastern Boeing 737-800 with 132 people on board crashed in a remote mountainous area of southern China on Monday, officials said, setting off a forest fire visible from space in the countrys worst air disaster in nearly a decade. (Xinhua via AP)
Penampakan puing Boeing 737-800 yang jatuh di pegunungan Guangxi, China (Xinhua via AP)

Data penerbangan dari penyedia informasi VariFlight yang dikutip Global Times menunjukkan pesawat mengudara di ketinggian 8.869 meter setelah lepas landas dari Kunming.

Sekitar pukul 14.19 waktu setempat, pesawat tiba-tiba turun dari ketinggian jelajah, dengan kecepatannya juga mulai menurun dari sekitar 845 kilometer per jam. Pada pukul 14.21 waktu setempat, pesawat tersebut terpantau kehilangan sinyal radar ADS-B dan juga hilang kontak dengan menara kontrol di daratan.

Kepala Editor Aerospace Knowledge yang berbasis di Beijing, Wang Ya'nan, menuturkan kepada Global Times bahwa menilai dari data penerbangan, tidak ada informasi untuk mengindikasikan pilot melakukan kontak apapun dengan kontrol di daratan.

Wang memperkirakan pesawat kemungkinan mengalami mati mesin pada ketinggian jelajah, yang membuat pilot kehilangan kendali atas pesawat. Situasi itu, sebut Wang, bisa menjadi kegagalan teknis yang sangat serius di mana pesawat mau tidak mau harus mengalami penurunan ketinggian dalam kecepatan tinggi.

Namun demikian, tambah Wang, penyebab spesifik dari kecelakaan ini hanya bisa diketahui hingga kotak hitam pesawat ditemukan dan dianalisis.


(nvc/ita)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT