Ukraina Tuduh Pasukan Rusia Tembak Mati Pengungsi Perempuan-Anak

ADVERTISEMENT

Ukraina Tuduh Pasukan Rusia Tembak Mati Pengungsi Perempuan-Anak

Isal Mawardi - detikNews
Minggu, 13 Mar 2022 02:26 WIB
Ukrainian servicemen help a woman carrying a small dog across the Irpin River on an improvised path while assisting people fleeing the town of Irpin, Ukraine, Saturday, March 5, 2022. (AP Photo/Vadim Ghirda)
Kondisi warga Ukraina (Foto: AP/Vadim Ghirda)
Kiev -

Dinas Intelijen Militer Ukraina menuduh pasukan Rusia melakukan tindakan brutal kepada pengungsi. Pasukan Rusia disebut menembak mati pengungsi perempuan dan anak.

Dilansir dari AFP, para pengungsi itu hendak meninggalkan sebuah desa dekat ibu kota Ukraina, Kiev. Namun, pasukan Rusia datang dan menembaki para pengungsi itu.

Akibatnya, 7 pengungsi yang terdiri dari perempuan dan anak tewas seketika.

"Dalam upaya untuk mengungsi dari desa Peremoga... di sepanjang koridor 'hijau' yang disepakati, para penjajah melepaskan tembakan ke warga sipil, yang hanya terdiri dari perempuan dan anak-anak. Akibat dari tindakan brutal ini tujuh orang tewas. Satu orang tewas dari mereka adalah anak-anak," pernyataan Intelijen Ukraina di Facebook seperti dilansir AFP, Minggu (13/3/2022).

Ratusan Warga Sipil Tewas

Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menyebut ada 1.581 korban sipil akibat invasi Rusia ke Ukraina. Tercatat, ada 579 warga sipil tewas.

Dilansir dari CNN, dari 579 warga sipil yang tewas, 42 di antaranya anak-anak. Selain itu, 1.002 warga sipil lainnya terluka.

Jumlah korban terbesar tercatat di daerah yang masih dibawah kendali pemerintah Ukraina.

"Sebagian besar korban sipil yang tercatat disebabkan oleh penggunaan senjata peledak dengan area dampak luas, termasuk penembakan dari artileri berat dan sistem roket multi-peluncuran, serta serangan rudal dan udara," menurut laporan PBB dilansir dari CNN, Minggu (13/2/2022).

Simak video 'Roket Rusia Hancurkan Pangkalan Udara Ukraina di Wilayah Kiev':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/isa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT