PBB: 579 Warga Sipil Tewas Akibat Invasi Rusia ke Ukraina

ADVERTISEMENT

PBB: 579 Warga Sipil Tewas Akibat Invasi Rusia ke Ukraina

Isal Mawardi - detikNews
Minggu, 13 Mar 2022 01:42 WIB
A man walks with a bicycle in a street damaged by shelling in Mariupol, Ukraine, Thursday, March 10, 2022. (AP Photo/Evgeniy Maloletka)
Kondisi di Ukraina (Foto: AP Photo/Evgeniy Maloletka)
Kiev -

Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menyebut ada 1.581 korban sipil akibat invasi Rusia ke Ukraina. Tercatat, ada 579 warga sipil tewas.

Dilansir dari CNN, dari 579 warga sipil yang tewas, 42 di antaranya anak-anak. Selain itu, 1.002 warga sipil lainnya terluka.

Jumlah korban terbesar tercatat di daerah yang masih dibawah kendali pemerintah Ukraina.

"Sebagian besar korban sipil yang tercatat disebabkan oleh penggunaan senjata peledak dengan area dampak luas, termasuk penembakan dari artileri berat dan sistem roket multi-peluncuran, serta serangan rudal dan udara," menurut laporan PBB dilansir dari CNN, Minggu (13/2/2022).

PBB meyakini korban yang tewas sesungguhnya lebih besar jumlahnya ketimbang laporan yang diterima PBB.


1.300 Tentara Ukraina Tewas

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky melaporkan kondisi terkini terkait invasi Rusia. Zelensky menyebut 1.300 tentara Ukraina tewas.

Dilansir dari AFP, Zelensky melaporkannya terkait jumlah kematian tentara Ukraina dalam konferensi pers di Kiev. Sebagai pembanding, pada 2 Maret, Rusia menyebut 500 tentaranya tewas.

Namun, hingga kini Rusia belum memperbarui angka tersebut. Zelensky mengklaim Rusia telah kehilangan sekitar '12 ribu orang'.

"Ini rasio satu banding sepuluh, tapi itu tidak membuat saya bahagia," jelas Zelensky dilansir dari AFP, Minggu (13/3/2022).

Simak Video 'Klaim Zelensky: 1.300 Tentara Ukraina Tewas, Rusia Kehilangan 12 Ribu':

[Gambas:Video 20detik]




(isa/isa)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT