ADVERTISEMENT

PM Australia Sindir China yang Ogah Kecam Invasi Rusia ke Ukraina

Tim detikcom - detikNews
Senin, 07 Mar 2022 13:22 WIB
RETRANSMISSION TO CORRECT DATE - In this photo made from UNTV video, Scott Morrison, Prime Minister of Australia, speaks in a pre-recorded message which was played during the 75th session of the United Nations General Assembly, Friday, Sept. 25, 2020, at UN Headquarters. (UNTV Via AP )
PM Australia Scott Morrison (dok. UNTV Via AP)
Canberra -

Perdana Menteri (PM) Australia Scott Morrison kembali menyindir respons China terhadap invasi militer Rusia ke Ukraina. Morrison mendesak China untuk bergabung dengan dunia dalam mengecam Rusia dan menjatuhkan sanksi.

Seperti dilansir BBC, Senin (7/3/2022), hal tersebut disampaikan Morrison saat berpidato membahas kebijakan luar negeri Australia di Sydney, di mana dia secara tegas menyoroti respons China terhadap invasi Rusia.

"Dunia telah mendengar kata-kata China soal komitmennya terhadap perdamaian global dan menghormati kedaulatan dan integritas wilayah sejak lama," sebut Morrison dalam pidatonya.

"Tergantung pada China, pada titik penting sejarah ini, untuk menunjukkan bahwa ini lebih dari sekadar kata-kata," imbuhnya.

Morrison mengatakan bahwa tanda-tanda awalnya sudah 'tidak baik', merujuk pada pertemuan Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin saat Olimpiade Musim Dingin di Beijing pada awal Februari lalu, kemudian dukungan China untuk ekspor gandum Rusia.

"Tidak ada negara yang akan memiliki dampak yang lebih besar terhadap Rusia selain China, yang bergabung dengan dunia dalam mengecam agresi Rusia dan menerapkan sanksi yang sama. Sejauh ini mereka belum melakukannya," ujar Morrison.

Simak Video 'Presiden Ukraina Sebut Invasi Rusia Pembunuhan: Tuhan Tak Akan Ampuni!':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT