ADVERTISEMENT

Di Tengah Panas Rusia vs Ukraina, Korut Kembali Tembakkan Proyektil

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Minggu, 27 Feb 2022 08:14 WIB
This picture taken on Mar 25, 2021, and released from North Koreas official Korean Central News Agency (KCNA) on Mar 26, 2021, shows a test fire of a newly developed new-type tactical guided projectile in an undisclosed location in North Korea. (Photo: AFP/KCNA via KNS)
Ilustrasi (Foto: AFP/KCNA via KNS)
Seoul -

Militer Korea Selatan mengatakan Korea Utara telah menembakkan proyektil tak dikenal ke arah Timur. Penembakan ini menjadi yang kedelapan kalinya tahun ini.

"Korea Utara menembakkan proyektil tak dikenal ke arah timur," kata Kepala Staf Gabungan dalam sebuah pernyataan seperti dilansir AFP, Minggu (27/2/2022).

Penyataan itu tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Jepang juga mengkonfirmasi peluncuran hari Minggu ini. Juru bicara Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan kepada AFP bahwa rudal balistik ditembakkan dari Korea Utara. Akan tetapi dia tidak menyebutkan berapa banyak balistik yang ditembakkan itu.

"Rudal balistik potensial (ditembakkan dari Korea Utara)" katanya.

Penjaga pantai Jepang mengeluarkan peringatan kepada kapal-kapal tentang hal itu. "Rudal balistik yang berpotensi diluncurkan dari Korea Utara," katanya penjaga pantai.

Korea Utara menghentikan uji coba senjatanya selama Olimpiade Musim Dingin. Para analis menyebut kemungkinan penghentian ini karena menghormati satu-satunya sekutu utamanya China.

Sementara itu, para analis menilai Korea Utara akan mengambil kesempatan untuk memulai kembali pengujian balistik di saat masyarakat internasional terganggu oleh invasi Rusia ke Ukraina.

Menteri Luar Negeri Jepang Masayoshi berada di siaran langsung TV berbicara tentang Ukraina ketika berita peluncuran Korea Utara pecah.

"Situasi di Ukraina ini bukanlah sesuatu yang hanya bertahan di Ukraina atau di Eropa. Tapi itu berpotensi mempengaruhi seluruh dunia, atau kawasan Indo-Pasifik atau di Asia Timur dalam pandangan kami," katanya.

Pyongyang telah melakukan serangkaian uji coba senjata yang memecahkan rekor bulan lalu, termasuk misilnya yang paling kuat sejak 2017. Pada tahun itu pemimpin Kim Jong Un memancing presiden AS saat itu Donald Trump dengan serentetan peluncuran yang provokatif.

Korea Utara kemudian menghentikan pengujian selama Olimpiade Musim Dingin Beijing. Para ahli mengatakan Pyongyang dapat menggunakan peringatan penting berikutnya pada ulang tahun ke-110 Kim Il Sung pada 15 April untuk melakukan uji coba senjata utama.

Simak juga Video: Media Korea Utara Merilis Gambar Rudal Balistik Ketujuh

[Gambas:Video 20detik]



(lir/tor)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT