Pertempuran Sengit dan Kekacauan di Kiev Setelah Pasukan Rusia Masuk

ADVERTISEMENT

Pertempuran Sengit dan Kekacauan di Kiev Setelah Pasukan Rusia Masuk

Tim Detikcom - detikNews
Jumat, 25 Feb 2022 19:27 WIB
A damaged vehicle and debris following Russian shelling outside outside Mariupol, Ukraine, Thursday, Feb. 24, 2022. Russia has launched a barrage of air and missile strikes on Ukraine early Thursday and Ukrainian officials said that Russian troops have rolled into the country from the north, east and south. (AP Photo/Sergei Grits)
kerusakan akibat serangan Rusia di Ukraina (Foto: AP/Sergei Grits)
Jakarta -

Pasukan Ukraina kini telah memasuki Kiev, ibu kota Ukraina di hari kedua invasi Rusia. Pertempuran sengit dan kekacauan pun terjadi.

Dilansir dari kantor berita AFP, Jumat (25/2/2022), seorang pria berpakaian sipil tewas tergeletak di trotoar lingkungan perumahan di Kiev utara, sementara di dekatnya, tentara-tentara Ukraina mengambil posisi di bawah penutup sebuah gedung berlantai dua.

Puluhan meter dari situ, petugas medis bergegas untuk menolong seorang pria yang mengendarai mobil, yang benar-benar hancur di bawah roda sebuah kendaraan lapis baja.

Sekelompok tentara Rusia meninggalkan jejak kerusakan setelah bentrokan sengit meletus di dalam wilayah Kiev untuk pertama kalinya. Para pejalan kaki berlarian menyelamatkan diri saat tembakan senjata dan ledakan-ledakan meletus di distrik Obolonsky di utara Kiev.

Ledakan yang lebih besar bahkan terdengar di pusat kota, di mana penduduk mengalami malam pertama yang menegangkan di bawah aturan jam malam dan suara-suara ledakan.

Saksi mata mengatakan mereka melihat mayat yang tampak seperti dua tentara Rusia yang tewas di dekat truk, tetapi militer Ukraina, yang sedang memeriksa mobil yang rusak itu, tidak mengizinkan AFP untuk mendekat.

"Dua kendaraan tempur infanteri dengan tanda pengenal tersembunyi sedang melaju di sepanjang jalan. Saya tidak melihat lencana unit itu," kata warga sipil, Yevgen Nalutay (39). "Orang-orang berlarian," ujarnya.

Simak Video 'Bangunan Sipil di Ukraina Kena Rudal, Rusia Berbohong?':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT