Prancis Akan Batalkan Syarat Tes Negatif Covid-19 Bagi Para Pelancong

Dwi Andayani - detikNews
Sabtu, 12 Feb 2022 04:01 WIB
Lonjakan kasus COVID-19 di Prancis belum mereda. Belum lama ini Menteri Kesehatan, Olivier Veran sebut ada 335 ribu kasus COVID-19 baru di Prancis dalam sehari.
Ilustrasi (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Pemerintah Prancis akan membatalkan persyaratan tes negatif Covid-19 untuk semua pelancong. Nantinya para pelancong cukup menunjukkan bukti vaksinasi.

Dilansir AFP, Sabtu (12/2/2022) pengumuman ini disampaikan pada Jumat (11/2) waktu setempat dan akan berlaku pada Sabtu. Aturan ini berlaku untuk seluruh pelancong dari berbagai negara.

Mulai Sabtu "bukti vaksinasi akan cukup untuk datang ke Prancis dari negara mana pun Anda berasal, sama seperti sebelum penyebaran varian Omicron," kata pernyataan pemerintah.

Disebutkan langkah itu bertepatan dengan fase baru pandemi. Dimana tingkat vaksinasi telah tinggi di sebagian besar negara.

"Fase baru pandemi yang ditandai di sebagian besar negara dengan dominasi varian Omicron dan tingkat vaksinasi yang lebih tinggi," tuturnya.

Meski begitu, pelancong yang tidak divaksinasi masih harus menunjukkan tes negatif. Namun tindakan lain seperti pengujian pada saat kedatangan dan karantina akan dihapus jika berasal dari negara "daftar hijau".

Sedangkan para pelancong yang tidak divaksin berasal dari negara-negara "daftar oranye" Prancis, membutuhkan alasan penting untuk melakukan perjalanan ke Prancis. Serta perlu mengikuti tes setelah tiba di Prancis.

Simak Video 'Negara-negara Ini Sudah Hidup Bebas Tanpa Masker':

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/dwia)