ADVERTISEMENT

Parlemen Jepang Keluarkan Resolusi Sorot Masalah HAM di China

Tim Detikcom - detikNews
Selasa, 01 Feb 2022 18:46 WIB
Dari sekitar 10  juta Muslim Uighur, sebagian besar menetap di Provinsi Xinjiang, China. Bagaimana kehidupan sehari-hari mereka? Kamera jurnalis memotretnya 3 tahun lalu.
ilustrasi Xinjiang yang dihuni warga Uighur (Foto: Getty Images/Kevin Frayer)
Jakarta -

Parlemen Jepang pada Selasa (1/2/2022) mengeluarkan resolusi yang mengungkapkan keprihatinan tentang masalah hak asasi di China, termasuk perlakuan terhadap penduduk Muslim Uighur dan Hong Kong. Resolusi langka ini dikeluarkan beberapa hari sebelum Olimpiade Beijing dibuka.

Dilansir dari kantor berita AFP, Selasa (1/2/2022), kata-kata resolusi yang diusulkan oleh kelompok bipartisan dilaporkan diperlunak setelah diskusi panjang, menghindari tuduhan langsung bahwa Beijing melakukan pelanggaran hak.

Resolusi ini muncul saat meningkatnya fokus dunia pada catatan hak asasi China ketika negara itu bersiap untuk menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin Beijing bulan ini.

Tokyo telah berusaha untuk berhati-hati dalam pendekatannya ke China, menyeimbangkan tekanan yang diberikan kepada Beijing oleh sekutu dekatnya Washington. Amerika Serikat dan China adalah mitra dagang terbesar Jepang.

Suara mayoritas di majelis rendah menyetujui resolusi, yang mengungkapkan "keprihatinan serius atas situasi hak asasi manusia" di wilayah Xinjiang, Tibet, Hong Kong, dan Mongolia Dalam di China.

Resolusi itu juga meminta pemerintah Jepang untuk terlibat secara konstruktif dalam isu-isu hak di China.

Beijing telah lama membantah tuduhan atas perlakuannya terhadap Uighur dan warga Muslim lainnya, termasuk tuduhan AS bahwa China melakukan genosida.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT