ADVERTISEMENT

Pantai Timur AS Dihantam Badai Salju, 6 Ribu Penerbangan Dibatalkan

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Minggu, 30 Jan 2022 10:38 WIB
Jakarta -

Wilayah Pantai Timur Amerika Serikat diterjang badai salju tebal dan angin kencang. Imbas badai salju, hampir 6.000 penerbangan telah dibatalkan sejak Jumat (28/1) lalu.

Seperti dilansir BBC, Minggu (30/1/2022) pembatalan penerbangan telah terjadi sejak Jumat (28/1). Pada Sabtu (29/1) saja, tercatat hampir 4.800 penerbangan yang dibatalkan imbas badai salju.

Dilaporkan sejumlah maskapai yang terdampak pembatalan penerbangan antara lain JetBlue Airways, American Airlines, Delta Air Lines, United Airlines dan Southwest Airlines.

Beberapa jam sebelum salju dan angin kencang terjadi, lima negara bagian telah mengumumkan keadaan darurat.

Badai mulai melanda pantai Timur AS pada Sabtu (29/1) dini hari. Saat itu beberapa inci salju sudah menyelimuti sejumlah negara bagian.

Pada Sabtu malam, badai yang dikenal sebagai Nor'easter, melanda beberapa bagian New York dan Massachusetts dengan salju setinggi 2 kaki (61 cm). Akibat badai salju, lebih dari 95.000 rumah di Massachusetts dilaporkan mati listrik.

Salah satu daerah paling parah terdampak di Massachusetts adalah Cape Cod, di mana 100 pelanggan di kota Provincetown terdampak mati listrik.

Para ahli telah memperingatkan badai salju dan banjir akan terjadi di beberapa tempat di Pantai Timur AS.

Hingga hari Minggu (30/1) suhu dingin tetap akan terjadi di sebagian besar wilayah timur laut.

Ahli meteorologi lokal Matthew Cappucci mengatakan kepada BBC bahwa volume salju menjadi masalah di mana akan terjadi penumpukan salju setebal 8-10 cm tiap satu jam dalam 1 titik.

"Tidak ada kru jalan di dunia yang bisa menangani ini, dan itu berarti semua jalan raya ditutup."

Layanan Cuaca Nasional (NWS) mengkonfirmasi badai telah mengalami bombogenesis, yang berarti udara yang lebih dingin bercampur dengan udara laut yang lebih hangat, menyebabkan penurunan tekanan atmosfer dengan cepat. Proses ini mengarah pada apa yang disebut siklon bom.

NWS di Boston memperingatkan bahwa orang hanya boleh bepergian dalam keadaan darurat.

"Jika Anda harus bepergian, bawalah perlengkapan bertahan hidup musim dingin. Jika Anda terdampar, tetaplah dengan kendaraan Anda." imbau NWS.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT