Ancang-ancang AS Selamatkan Warganya Saat Rusia-Ukraina Kian Tegang

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 25 Jan 2022 06:01 WIB
Ukrainian soldiers march along main Khreshchatyk Street during a military parade to celebrate Independence Day in Kyiv, Ukraine, Tuesday, Aug. 24, 2021. Ukraine mark the 30th anniversary of its independence. (AP Photo/Efrem Lukatsky)
Foto ilustrasi: Suasana Kiev saat perayaan hari kemerdekaan. (AP/Efrem Lukatsky)
Jakarta -

Ukraina memanas. Eskalasi ketegangan dengan Rusia kian meningkat. Amerika Serikat (AS) sudah berancang-ancang menyelamatkan warganya dari Ukraina.

Seperti dilansir CNN, Minggu (23/1/2022), Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat di Ukraina meminta Departemen Luar Negeri mengizinkan seluruh staf non esensial agar dapat segera meninggalkan Ukraina. Namun seorang juru bicara Departemen Luar Negeri mengatakan pihaknya belum dapat mengumumkan soal evakuasi saat ini.

"Kami melakukan perencanaan darurat yang ketat, seperti yang selalu kami lakukan, jika situasi keamanan memburuk." demikian tanggapannya dan merujuk CNN ke Departemen Luar Negeri di Washington untuk mengkonfirmasi kabar tersebut.

AS telah memberi tahu Ukraina bahwa "kemungkinan akan memulai evakuasi paling cepat minggu depan" untuk keluarga para diplomat di ibu kota Kiev. Sumber menyebut Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah berbicara dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken tentang masalah ini.

Namun Zelensky mengatakan jika Amerika Serikat mengambil langkah dramatis seperti itu akan menjadi "reaksi berlebihan."

Selanjutnya, AS perintahkan keluarga diplomat tinggalkan Ukraina segera:

Lihat juga Video: Eskalasi Militer Rusia di Perbatasan Ukraina Meningkat

[Gambas:Video 20detik]