Wartawati Dibunuh di Meksiko, Pembunuhan Kedua dalam Seminggu

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 24 Jan 2022 15:28 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta -

Seorang wartawati tewas dibunuh di Tijuana, Meksiko. Dia merupakan jurnalis kedua yang tewas dibunuh dalam waktu kurang dari seminggu di kota perbatasan Meksiko utara tersebut.

Dilansir dari kantor berita AFP, Senin (24/1/2022), kantor kejaksaan negara bagian Baja California mengatakan, Lourdes Maldonado Lopez "diserang dengan senjata api saat dia berada di dalam kendaraan."

Meksiko adalah salah satu negara paling mematikan di dunia bagi wartawan.

Pengawas hak-hak media, Reporters Without Borders secara teratur menempatkan Meksiko, selain Afghanistan dan Yaman, di antara tempat paling berbahaya di dunia untuk media berita.

Maldonado telah bekerja untuk beberapa media, termasuk Primer Sistema de Noticias (PSN), yang dimiliki oleh Jaime Bonilla, yang menjadi gubernur Baja California dari 2019 hingga akhir 2021.

Media lokal Meksiko melaporkan, perempuan itu memenangkan gugatan beberapa hari yang lalu terhadap PSN, yang telah dia tuntut selama sembilan tahun karena pemecatan yang tidak adil.

Dua tahun lalu, Maldonado telah meminta Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador untuk "dukungan, bantuan dan keadilan" karena dia takut akan keselamatan jiwanya, menurut sebuah video yang diterbitkan ulang di media sosial setelah berita pembunuhannya tersiar.

"Saya telah diadili selama enam tahun dengan dia," katanya tentang gubernur tersebut, dalam salah satu konferensi pers Obrador.