Myanmar Hukum Mati Anggota Partai Aung San Suu Kyi

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 22 Jan 2022 14:38 WIB
Judge In Gloves To Protect From Coronavirus Writing On Paper
ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/AndreyPopov)
Jakarta -

Pengadilan militer Myanmar menjatuhkan hukuman mati terhadap seorang anggota partai Aung San Suu Kyi karena pelanggaran teror.

Myanmar telah berada dalam kekacauan sejak kudeta militer pada Februari 2021, dengan lebih dari 1.400 orang dilaporkan tewas akibat tindakan keras junta militer Myanmar terhadap para demonstran antikudeta.

Para penentang junta militer - termasuk sekutu partai Suu Kyi, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) - telah bersembunyi di seluruh negeri, dan "Angkatan Pertahanan Rakyat" bermunculan di seluruh negeri untuk melawan junta militer.

Dilansir dari kantor berita AFP, Sabtu (22/1/2022), Phyo Zeyar Thaw, seorang anggota NLD yang ditangkap pada November 2021 lalu, dijatuhi hukuman mati pada Jumat (21/1) karena pelanggaran di bawah tindakan antiterorisme, demikian pernyataan junta militer.

Junta militer menyebutkan, aktivis demokrasi terkemuka Kyaw Min Yu - lebih dikenal sebagai "Jimmy" - menerima hukuman yang sama dari pengadilan militer.

Junta telah menghukum mati puluhan aktivis antikudeta sebagai bagian dari tindakan kerasnya terhadap perbedaan pendapat, tetapi Myanmar belum melakukan eksekusi mati selama beberapa dekade.

Junta menyatakan, Phyo Zeyar Thaw -- yang nama aslinya Maung Kyaw -- ditangkap di sebuah apartemen di pusat komersial Yangon menyusul "informasi dan kerja sama dari warga yang patuh."