18 Tentara Kurdi Tewas Saat ISIS Serang Penjara Suriah

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 21 Jan 2022 18:18 WIB
A member of the US-backed Syrian Democratic Forces removes an Islamic State group flag in the town of Tabqa, near Syrias Raqa, on April 30, 2017 (AFP Photo/DELIL SOULEIMAN)
Ilustrasi -- Tentara SDF menurunkan bendera ISIS di Suriah (dok. AFP Photo/DELIL SOULEIMAN)
Damaskus -

Sedikitnya 18 anggota pasukan keamanan Kurdi di Suriah tewas dalam serangan militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) ke sebuah penjara yang menjadi tempat ribuan terduga militan ISIS ditahan. Serangan itu memicu bentrokan sengit antara Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi dengan militan ISIS.

Seperti dilansir AFP, Jumat (21/1/2022), kelompok pemantau konflik Suriah, Syrian Observatory for Human Rights, yang memiliki jaringan sumber di dalam wilayah Suriah, juga melaporkan bahwa 16 militan ISIS tewas dalam bentrokan tersebut.

Bentrokan itu dipicu oleh serangan ISIS ke penjara Ghwayran di Provinsi Hassakeh pada Kamis (20/1) malam waktu setempat.

"Jumlah mereka yang tewas di kalangan pasukan keamanan internal Kurdi dan sipir penjara mencapai 18 orang," sebut Syrian Observatory dalam laporannya.

Disebutkan Syrian Observatory bahwa serangan itu merupakan yang terbesar sejak ISIS dinyatakan kalah di Suriah tahun 2019 lalu.

Syrian Observatory menambahkan bahwa tentara Kurdi yang tewas tidak secara resmi berafiliasi dengan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) -- militer de-facto untuk wilayah semi-otonomi Kurdi di Suriah.

Menurut Syrian Observatory, penjara Ghwayran di wilayah Suriah bagian timur laut dilaporkan menahan sekitar 3.500 terduga militan ISIS, termasuk beberapa pemimpin senior kelompok radikal itu.