Panas! AS Yakin Rusia Bisa Serang Ukraina Kapan Saja

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 19 Jan 2022 10:10 WIB
FILE - White House press secretary Jen Psaki speaks during the daily briefing at the White House in Washington, Monday, Oct. 18, 2021. On Sunday, Oct. 31, 2021, Psaki said shed contracted COVID-19. (AP Photo/Susan Walsh, File)
Sekretaris Pers Gedung Putih, Jen Psaki (AP Photo/Susan Walsh, File)
Washington DC -

Pemerintah Amerika Serikat (AS) melontarkan peringatan bahwa potensi serangan Rusia terhadap Ukraina bisa terjadi kapan saja. Puluhan ribu tentara Rusia diketahui telah berkumpul di dekat perbatasan Ukraina.

Seperti dilansir AFP, Rabu (19/1/2022), peringatan itu dilontarkan AS saat Menteri Luar Negeri (Menlu) Antony Blinken hendak bertemu mitranya di Ukraina dan negara-negara Eropa, sebelum melakukan pembicaraan dengan Menlu Rusia, Sergei Lavrov, pada Jumat (21/1) mendatang.

Dalam peringatannya, otoritas AS menaikkan tingkat ancaman, dengan menyebut krisis soal Ukraina telah mencapai babak baru yang berbahaya.

"Kita meyakini sekarang kita berada dalam tahap di mana Rusia bisa kapan saja melancarkan serangan terhadap Ukraina," cetus Sekretaris Pers Gedung Putih, Jen Psaki, dalam pernyataan terbaru.

"Saya akan mengatakan bahwa itu lebih daripada jelas daripada yang pernah kita sampaikan," imbuhnya.

Dalam perkembangan terbaru yang tidak menyenangkan, seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri AS mengatakan bahwa ada kekhawatiran soal draf reformasi konstitusional Belarus -- sekutu dekat Rusia -- yang dapat memungkinkan pengerahan senjata nuklir Rusia.

Kekhawatiran ini mencuat saat tentara Rusia dikerahkan ke Belarus, dalam aktivitas yang disebut sebagai latihan militer. Namun para pejabat AS menilai level pengerahan itu 'jauh dari normal'.

Lihat juga Video: Putin Tiba-tiba Telpon Biden Bahas Ukraina

[Gambas:Video 20detik]