Polisi Israel-Warga Palestina Bentrok terkait Penggusuran di Yerusalem

Tim detikcom - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 18:56 WIB
Yerusalem Timur -

Kepolisian Israel bentrok dengan seorang pria Palestina yang membawa tabung gas ke atap rumahnya di Yerusalem Timur, yang terancam digusur. Bentrokan ini pecah saat otoritas Israel berupaya mengeksekusi perintah penggusuran terhadap keluarga Palestina di Sheikh Jarrah.

Upaya penggusuran oleh Israel itu mendapat perlawanan dari warga Palestina yang membentengi diri dengan tabung gas dan material yang mudah terbakar. Demikian seperti dilansir AFP, Senin (17/1/2022).

Laporan media lokal Israel menyebut pria Palestina bernama Mohammed Salhiya itu mengancam akan membakar dirinya sendiri, jika perintah penggusuran untuk area Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur yang dianeksasi Israel, sungguh-sungguh dilaksanakan.

Keluarga Salhiya yang terdiri atas 15 orang, termasuk anak-anak, menghadapi ancaman penggusuran sejak tahun 2017, ketika tanah yang menjadi lokasi rumah mereka dialokasikan untuk pembangunan sekolah.

Kepolisian Israel dan otoritas kota Yerusalem menjelaskan bahwa mereka mendatangi rumah itu pada Senin (17/1) pagi, untuk mengeksekusi perintah penggusuran setelah keluarga Salhiya mengabaikan 'peluang berkali-kali yang tak terhitung jumlahnya' untuk mengosongkan tanah tempat tinggalnya seperti diperintahkan.

"Kami telah berada di rumah ini sejak tahun 1950-an," tegas salah satu anggota keluarga Salhiya, Abdallah Ikermawi, dari atap rumahnya.

"Kami tidak punya tempat untuk pergi," ucapnya, seperti dikutip organisasi Komisi Sheikh Jarrah.

Konflik di Gaza selama 11 hari antara Israel dan Hamas tahun lalu, awalnya dipicu oleh kemarahan warga Palestina di Sheikh Jarrah yang terancam digusur.

Lihat juga video 'Israel Tolak AS Buka Kantor Konsulat Palestina di Yerusalem: Tidak Ada Ruang!':

[Gambas:Video 20detik]