Omicron Bikin Angka Rawat Inap Pasien di Prancis Melonjak Tajam

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 11 Jan 2022 12:41 WIB
Prancis kembali mencetak rekor kasus harian COVID-19 tertinggi. Selasa (28/12), kasus COVID-19 di negara itu dilaporkan tembus 179.807 kasus dalam 24 jam.
Ilustrasi -- Penanganan pasien Corona di Prancis (dok. AP Photo)
Paris -

Jumlah pasien terinfeksi virus Corona (COVID-19) yang dirawat di rumah sakit di Prancis bertambah 767 orang dalam sehari. Angka itu tercatat sebagai lonjakan angka rawat inap tertinggi di Prancis sejak April 2021 saat tingkat penularan varian Omicron yang tidak terkendali mendorong angka rawat inap.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (11/1/2022), tambahan itu menjadikan total angka rawat inap di Prancis saat ini mencapai 22.749 pasien.

Namun angka penerimaan pasien di rumah sakit itu masih jauh dari puncak yang tercatat pada November-Desember 2020, ketika rata-rata lebih dari 700 pasien masuk rumah sakit dalam sehari selama nyaris sebulan dan angka rawat inap pasien Corona mencapai 33.497 orang pada 16 November 2020.

Menteri Kesehatan Prancis, Olivier Veran, menuturkan kepada anggota parlemen bahwa varian Omicron menyebabkan komplikasi tidak begitu serius dibandingkan varian sebelumnya, namun karena varian itu sangat menular maka memicu kenaikan angka rawat inap dengan cepat.

Pada Senin (10/1) waktu setempat, Kementerian Kesehatan Prancis melaporkan nyaris 94.000 kasus Corona dalam sehari.

Dengan tambahan tersebut, maka angka rata-rata tujuh hari untuk kasus harian Corona mencapai 269.614 kasus -- mencetak rekor tertinggi untuk ke-14 kali.

Jumlah kasus baru Corona yang dilaporkan pada hari Senin biasanya menurun tajam karena keterlambatan pelaporan pada akhir pekan.