ADVERTISEMENT

Kian Melejit Gegara Omicron, India Catat 179.000 Kasus Corona Sehari

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 10 Jan 2022 15:28 WIB
Usai dihantam tsunami Corona, India kembali buka perbatasannya untuk turis asing mulai Oktober lalu. Hanya turis yang telah divaksin COVID-19 yang boleh masuk.
Ilustrasi (dok. AP Photo/Bikas Das)

Beberapa hari terakhir, ratusan tenaga kesehatan (nakes) dan pekerja garis depan, termasuk polisi, terinfeksi Corona. Laporan media juga menyebut ratusan staf parlemen India dinyatakan positif Corona menjelang rapat pembahasan anggaran pada 1 Februari mendatang.

Menghadapi kenaikan kasus dalam rangkaian gelombang ketiga penularan, pemerintah India mengirimkan pemberitahuan soal suntikan booster kepada lebih dari 10 juta warganya yang telah menerima dosis kedua vaksin Covaxin atau Covishield dalam kurun waktu sembilan bulan lalu.

Pemberian suntikan booster untuk para pekerja garis depan dan warga lanjut usia (lansia) yang rentan dimulai pada Senin (10/1) waktu setempat. Otoritas India menyebut suntikan booster ini sebagai 'dosis pencegahan' yang akan diprioritaskan bagi nakes, pekerja garis depan dan warga berusia 60 tahun ke atas yang memiliki gangguan kesehatan namun memenuhi syarat.

"Pemerintah berkomitmen untuk memberikan perlindungan keamanan tambahan untuk tenaga kesehatan dan pekerja garis depan sebagai prioritas," ucap Menteri Kesehatan India, Mansukh Mandaviya.

Dari total nyaris 1,4 miliar jiwa populasi India, pemerintah telah memberikan total 1,5 miliar dosis vaksin Corona sejauh ini. Sekitar 67 persen dari 939 juta jiwa populasi dewasa di negara ini telah divaksinasi dua dosis.


(nvc/ita)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT