Kebakaran Dahsyat Terjadi di New York, 19 Orang Tewas

Haris Fadhil - detikNews
Senin, 10 Jan 2022 07:42 WIB
New York -

Kebakaran dahsyat terjadi di New York, Amerika Serikat (AS). Ada 19 orang yang tewas akibat kebakaran tersebut.

Dilansir dari Reuters, Senin (10/1/2022), korban kebakaran itu terdiri dari 10 orang dewasa dan sembilan orang anak. Selain itu, ada puluhan orang juga terluka akibat kebakaran di bangunan 19 lantai di The Bronx borough, New York City, Minggu (9/1).

Kebakaran itu diduga berawal dari pemanas ruangan yang tidak berfungsi. Hal tu kemudian menyebarkan asap ke seluruh gedung.

Wali Kota New York, Eric Adams, mengatakan 19 orang telah meninggal kebakaran sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Dia menyebut kebakaran itu tepatnya terjadi di gedung Twin Parks North West yang menyediakan perumahan terjangkau.

Para pejabat setempat mengatakan ada 32 orang dirawat di rumah sakit dengan luka berat. Secara total, ada 60 orang yang terluka.

"Ini adalah tragedi di luar ukuran. Bergabunglah denganku dalam berdoa untuk mereka yang hilang, terutama sembilan kehidupan muda yang tidak bersalah," ujar Adams lewat akun Twitter-nya.

Dalam konferensi pers pada hari Minggu sore, Adams mengatakan peristiwa itu "tampak seolah berasal dari pemanas ruang."

Api itu sendiri dimulai di sebuah apartemen yang membentang lantai kedua dan ketiga bangunan dan hanya berhasil sampai ke aula. Tetapi, asap masih menyebar ke setiap lantai bangunan diduga karena pintu ke apartemen dibiarkan terbuka.

Komisaris Departemen Pemadam Kebakaran Daniel Nigro menyebut Korban menderita inhalasi atau menghirup asap yang signifikan.

"Anggota menemukan korban di setiap lantai di tangga dan membawanya keluar dalam henti jantung dan pernapasan," katanya.

Petugas menyebut ada bukti kalau api berasal dari pemanas elektrik di kamar apartemen. Dia mengatakan pemanas sebenarnya telah ada di gedung apartemen dan pemanas portabel merupakan tambahan.

Bencana itu kemungkinan akan menimbulkan pertanyaan tentang standar keselamatan di perumahan warga berpenghasilan rendah. Ini merupakan kebakaran besar yang mematikan kedua di kompleks perumahan di AS setelah dua belas orang, termasuk delapan anak, tewas pada hari Rabu ketika api menyapu gedung apartemen perumahan umum di Philadelphia.

(haf/haf)