2 Jurnalis Haiti Tewas Ditembak Geng Bersenjata

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 07 Jan 2022 14:57 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta -

Dua jurnalis di Haiti tewas ditembak sebuah geng bersenjata yang beroperasi di pinggiran ibu kota Haiti, Port-au-Prince.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Jumat (7/1/2022), stasiun Radio Ecoute FM, yang mempekerjakan salah satu korban mengatakan bahwa Wilguens Louissaint dan Amady John Wesley terbunuh dalam penembakan pada Kamis (6/1) waktu setempat. Jurnalis ketiga yang bersama mereka pada saat itu, berhasil melarikan diri.

Pembunuhan itu terjadi seiring geng-geng di Haiti baru-baru ini memperluas jangkauan mereka di luar lingkungan Port-au-Prince yang lebih miskin.

Daerah Laboule 12, di mana ketiga jurnalis itu tengah melakukan peliputan berita pada hari Kamis (6/1) merupakan lokasi pertempuran intens antara beberapa geng bersenjata yang berusaha mengamankan kendali mereka atas wilayah.

Sebuah rute yang melewati daerah adalah satu-satunya alternatif untuk mencapai bagian selatan negara tersebut selain jalan utama, yang telah dikendalikan sejak Juni tahun lalu oleh salah satu geng paling kuat Haiti.

Enam bulan lalu, mantan Presiden Jovenel Moise dibunuh di kediaman pribadinya di Port-au-Prince, membuat krisis politik yang sedang berlangsung di Haiti semakin parah dan memperburuk situasi keamanan.

Haiti mencatat setidaknya 950 penculikan sepanjang tahun 2021, menurut pusat analisis dan penelitian dalam hak asasi manusia, yang berbasis di Port-au-Prince.

Kepolisian Haiti yang tidak diperlengkapi dengan baik, harus menghadapi kelompok-kelompok kriminal yang dilengkapi dengan persenjataan perang. Kepolisian Haiti tidak mencoba untuk melakukan operasi skala besar terhadap geng-geng sejak Maret 2021.

(ita/ita)