ADVERTISEMENT

Mirisnya Awal Tahun di Inggris Gegara Pecah Rekor Kasus Baru Corona

Tim detikcom - detikNews
Senin, 03 Jan 2022 05:01 WIB
Inggris kemungkinan akan memberlakukan kembali lockdown ketika lonjakan kasus harian di negara tersebut mencapai 6.000 kasus dalam 24 jam.
Ilustrasi (AP Photo/Alberto Pezzali)
Jakarta -

Inggris merayakan awal tahun 2022 dengan kabar kurang mengenakkan. Di hari pertama tahun 2022, Inggris mencatat rekor kasus baru Covid-19.

Seperti dilansir Reuters, Minggu (2/1/2022) kasus harian Covid-19 pada 1 Januari naik menjadi 162.572 kasus. Naik dibanding sehari sebelumnya, yaitu 160.276 kasus.

Sementara untuk angka kematian harian pada hari pertama 2022, Inggris mencatat 154 kasus. Sedikit turun dibanding penghujung Desember dengan 178 kasus.

Pencatatan kasus Covid-19 di Inggris Raya biasanya juga mencakup Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara. Namun selama akhir pekan tahun baru, ketiga wilayah tersebut tak masuk data lantaran perbedaan jadwal pelaporan.

Inggris Tak Berlakukan Pembatasan Meski Kasus Tinggi

Inggris, yang menyumbang lebih dari 80 persen populasi di Inggris Raya, tidak memberlakukan pembatasan apa pun. Hal ini berbeda dengan yang dilakukan oleh sejumlah wilayah di Inggris Raya seperti Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara memberlakukan pembatasan, mulai dari penutupan klub malam, aturan jaga jarak di pub dan pembatasan jumlah orang dalam suatu perkumpulan.

Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid mengatakan pembatasan baru hanya akan diperkenalkan sebagai "upaya terakhir yang mutlak".

"Pembatasan kebebasan kita harus menjadi pilihan terakhir yang mutlak," tulis Javid dalam sebuah artikel yang diterbitkan di surat kabar Daily Mail, Sabtu (1/1/2022).

"Kita harus memberi diri kita kesempatan terbaik untuk hidup berdampingan dengan virus dan menghindari tindakan tegas di masa depan."

Simak Video: Omicron Bikin Inggris Alami Lonjakan Kasus Covid-19

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT