ADVERTISEMENT

Peristiwa Langka! Sosok Misterius dari Korsel Terobos Masuk ke Korea Utara

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Minggu, 02 Jan 2022 11:56 WIB
A South Korean guard post is seen through a military fence decorated with ribbons wishing for peace and reunification of the Korean Peninsula at Imjingak peace park near the Demilitarized zone (DMZ) dividing the two Koreas in Paju on December 17, 2021, on the tenth anniversary of the death of North Korean leader Kim Jong Il. (Photo by Jung Yeon-je / AFP)
Peristiwa Langka! Sosok Misterius dari Korsel Terobos Masuk ke Korea Utara - perbatasan Korut-Korsel (Foto: AFP/JUNG YEON-JE)
Jakarta -

Seseorang yang tak diketahui identitasnya dilaporkan memasuki Korea Utara dari Korea Selatan di awal tahun baru. Aksi ini merupakan pelanggaran langka yang terjadi di perbatasan antar kedua negara tetangga.

Seperti dilansir dari kantor berita AFP, Minggu (2/1/2022), diketahui penindasan dan kemiskinan selama bertahun-tahun di Korut telah menyebabkan lebih dari 30.000 orang mengungsi ke Korsel dalam beberapa dekade sejak Perang Korea. Sebaliknya, orang yang menyebrang ke Korea Utara sangat jarang terjadi.

"Orang itu terdeteksi oleh peralatan pengawasan di Zona Demiliterisasi - yang membagi semenanjung Korea - pada pukul 21:20 waktu setempat pada hari Sabtu," kata Kepala Staf Gabungan Korea Selatan pada Minggu (2/1).

Usai terdeteksi, militer langsung melakukan operasi pencarian namun hasilnya nihil.

"Dikonfirmasi bahwa orang tersebut melintasi Garis Demarkasi Militer ke Utara," tambahnya.

Hingga saat ini orang tersebut belum teridentifikasi. Otoritas Korsel langsung mengirimkan pesan ke Korut mengenai insiden yang terjadi namun belum ada tanggapan.

"Tidak ada aktivitas tak biasa yang terdeteksi pada militer Korea Utara," katanya.

Pada tahun 2020, tentara Korut menembak mati dan membakar tubuh seorang pejabat perikanan Korsel yang menurut Pyongyang telah melintasi perbatasan laut secara ilegal. Di tahun yang sama, seorang warga Korut yang telah membelot selama tiga tahun menyelinap kembali melintasi perbatasan yang dijaga ketat. Aksinya itu mendorong pejabat Korut melakukan lockdown di kota perbatasan Kaesong karena khawatir dia terinfeksi virus corona.

Sebagian besar warga Korut yang melarikan diri biasanya terlebih dahulu pergi ke China sebelum menuju ke Korsel. Hanya sedikit yang berani menyeberangi zona demiliterisasi, yang penuh dengan ranjau darat dan memiliki militer yang kuat.

Simak juga Video: Korsel Restui Pil Paxlovid Pfizer Jadi Obat Oral Covid-19 Pertama

[Gambas:Video 20detik]



(izt/dhn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT