Wanti-wanti WHO Soal 'Tsunami' COVID Sebab Dunia Cetak Rekor Tertinggi

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 30 Des 2021 23:42 WIB
WHO: Dunia Belum Cukup Siap Hadapi Omicron dan Varian Baru Lainnya
Direktur Jenderal (Dirjen) WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus (Foto: DW (News))
Jakarta -

Penyebaran kasus COVID-19 di dunia mencetak rekor tertinggi dalam sepekan terakhir belakangan akibat varian Omicron. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mewanti-wanti adanya 'tsunami' COVID yang akan membebani sistem kesehatan global.

Dilansir dari AFP, Kamis (30/12/2021), varian Omicron ini disebut sangat memicu adanya lonjakan kasus Corona di berbagai negara. termasuk Amerika Serikat, Prancis, dan Denmark.

Lebih dari 900 Ribu Kasus Global Per Harinya

Data terbaru AFP mencatat ada 6.550.000 kasus Corona secara global yang dilaporkan selama tujuh hari yakni di tanggal 22-28 Desember. Dengan jumlah itu berarti rata-rata sedikitnya ada 935.863 kasus Corona terdeteksi setiap harinya secara global.

Angka itu merupakan yang tertinggi sejak WHO menetapkan Corona sebagai pandemi Maret 2020 lalu. Penghitungan AFP itu didasarkan pada data-data otoritas kesehatan masing-masing negara.

AFP menyebut penghitungan itu menunjukkan bahwa virus Corona menyebar dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Angkanya meningkat tajam dibandingkan rekor sebelumnya yang tercatat antara 23-29 April lalu, ketika rata-rata 817.000 kasus terdeteksi setiap hari secara global.

Rekor tertinggi itu juga disebut menggarisbawahi penyebaran cepat varian Omicron, dengan puluhan juta orang menghadapi pembatasan selama dua tahun berturut-turut yang menghambat perayaan Malam Tahun Baru.

"Saya sangat khawatir bahwa varian Omicron, karena lebih menular, beredar pada saat yang bersamaan dengan varian Delta, memicu tsunami kasus-kasus," ucap Direktur Jenderal (Dirjen) WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.

"Ini sedang dan akan terus memberikan tekanan besar terhadap para tenaga kesehatan yang kelelahan, dan sistem kesehatan yang ada di ambang kehancuran," imbuhnya.

Selanjutnya di halaman berikut