China Laporkan Lonjakan Kasus Lokal Corona Tertinggi Dalam 21 Bulan Terakhir

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 26 Des 2021 12:50 WIB
China bersiap untuk melakukan vaksinasi pada anak usia 3 hingga 11 tahun. Vaksinasi itu dilakukan guna mengantisipasi melonjaknya kasus COVID-19 baru.
Ilustrasi (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Otoritas China melaporkan lonjakan kasus lokal Corona tertinggi dalam 21 bulan terakhir. Lonjakan ini disebabkan meningkatnya infeksi hingga 2 kali lipat di kota Xi'an, titik penularan Corona terbaru di China.

Seperti dilansir Reuters, Minggu (26/12/2021) kota Xi'an, yang memasuki hari keempat lockdown, mendeteksi 155 kasus domestik dengan gejala pada Sabtu (25/12) lalu. Jumlah ini naik dari sehari sebelumnya dengan 75 kasus sehari.

Dengan penambahan itu, jumlah kasus harian nasional menjadi 158 kasus, tertinggi sejak China berhasil menahan wabah nasional pada awal 2020 lalu.

Menurut laporan pada periode 9-25 Desember 2021, Kota Xi'an tercatat memiliki 485 kasus lokal Corona dengan gejala. Akibatnya, Kota Xian memberlakukan tindakan keras untuk mengendalikan wabah, sejalan dengan kebijakan pemerintah bahwa harus diatasi sesegera mungkin.

Di bawah aturan lockdown, penduduk Xian dilarang meninggalkan kota tanpa izin dari otoritas lokal. Pemerintah setempat juga melakukan beberapa putaran testing massal untuk mengidentifikasi kasus Corona baru di antara masyarakat.

Meski terjadi lonjakan, hingga saat ini Xi'an belum melaporkan kasus terkonfirmasi Omicron.

Per Sabtu (25/12) lalu, China melaporkan 206 kasus Corona baru. Jumlah ini naik dari 140 kasus sehari sebelumnya.

Sementara tidak ada kematian baru yang dilaporkan sehingga tercatat jumlah kematian secara nasional mencapai 4.636. Adapun jumlah kasus di China sejak pandemi Corona mencapai 101.077 kasus.

Simak juga video 'China Lockdown 13 juta Warga Xi'an Gegara Lonjakan Kasus Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]



(izt/knv)