Biden Beri Pujian Langka Usai Trump Akui Telah Disuntik Booster Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 22 Des 2021 12:48 WIB
Joe Biden dan Donald Trump (AP Photo)
Joe Biden dan Donald Trump (dok. AP Photo)
Washington DC -

Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, memberikan pujian untuk pemerintahan AS era mantan Presiden Donald Trump terkait pengembangan vaksin virus Corona (COVID-19). Biden juga melontarkan pujian khusus untuk Trump yang baru saja mengakui dirinya telah disuntik dosis booster vaksin Corona.

Seperti dilansir CNN, Rabu (22/12/2021), pujian dari Biden untuk Trump ini menjadi momen langka di antara keduanya, di mana mereka menemukan titik temu setelah sebelumnya selalu berbeda paham dan berselisih pendapat.

"Saya telah mendapatkan suntikan booster saya segera setelah tersedia," ucap Biden di Gedung Putih saat membahas upaya pemerintahannya untuk menghadapi penyebaran varian baru Omicron, Selasa (21/12) waktu setempat.

"Dan beberapa hari yang lalu, mantan Presiden Trump mengumumkan dirinya telah mendapatkan suntikan booster," imbuhnya.

"Itu mungkin salah satu dari sedikit hal yang dia dan saya sepakati," sebut Biden merujuk pada Trump. "Orang-orang dengan suntikan booster sangat terlindungi. Bergabunglah dengan mereka. Bergabunglah dengan kami," cetusnya.

Menurut data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), orang-orang yang tidak divaksinasi menghadapi risiko 10 kali lebih besar untuk terinfeksi Corona dan 20 kali lebih besar untuk meninggal akibat Corona, dibandingkan orang-orang yang divaksinasi secara penuh dan telah menerima suntikan booster.

Dalam pernyataannya, Biden juga memuji pemerintahan Trump atas upayanya mengembangkan vaksin Corona sebelum dirinya menjabat. "Biar saya perjelas. Berkat pemerintahan sebelumnya dan komunitas sains kita, Amerika menjadi salah satu negara pertama yang mendapatkan vaksin," ujarnya.

"Berkat pemerintahan saya dan kerja keras warga Amerika, kita memimpin peluncuran (vaksin Corona-red), menjadikan Amerika di antara pemimpin dunia dalam menyuntikkan vaksin," imbuh Biden.