Denmark Cetak Rekor Tertinggi Corona, Varian Omicron Kini Mendominasi

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 22 Des 2021 11:00 WIB
Varian Omicron di Indonesia sudah ditemukan. Bagaimana kondisi terkini pasien yang pertama kali terkonfirmasi positif varian Omicron? Bagaimana arahan presiden?
Ilustrasi (dok. Getty Images/iStockphoto/Teka77)
Copenhagen -

Otoritas Denmark mencetak rekor baru untuk tambahan kasus virus Corona (COVID-19) tertinggi dalam sehari. Rekor itu tercatat saat otoritas kesehatan Denmark mengumumkan bahwa varian Omicron yang sangat menular kini menjadi varian yang dominan di negara tersebut.

Seperti dilansir AFP, Rabu (22/12/2021), Menteri Kesehatan Denmark, Magnus Heunicke, menyatakan bahwa varian Omicron telah mendominasi sekitar sebulan usai terdeteksi di Denmark.

"Institut Kesehatan Publik sekarang menganggap Omicron sebagai varian dominan dan terus naik," sebut Heunicke dalam pengumumannya via Twitter pada Selasa (21/12) waktu setempat.

Rekor tertinggi untuk tambahan kasus Corona tercatat di Denmark pada Selasa (21/12) waktu setempat, dengan 13.558 kasus terdeteksi dalam 24 jam terakhir.

Dari angka tersebut, sedikitnya 500 kasus di antaranya melibatkan orang-orang yang sudah pernah terinfeksi Corona sebelumnya.

Dihadapkan pada lonjakan kasus Corona, otoritas Denmark pada Minggu (20/12) waktu setempat memutuskan untuk menutup bioskop, gedung teater dan tempat konser, serta membatasi jam operasional restoran setempat. Langkah-langkah tersebut diberlakukan setidaknya selama empat pekan.

Langkah tersebut menandai perubahan haluan secara tajam bagi negara yang sebelumnya mencabut seluruh pembatasan pada 10 September lalu.

Selain memberlakukan kembali sejumlah pembatasan, pemerintah Denmark juga mempercepat pemberian dosis booster vaksin Corona terhadap warganya, menyetujui perawatan dengan pil anti-COVID yang diproduksi produsen obat Amerika Serikat (AS), Merck, untuk kasus-kasus serius, dan memulai vaksinasi untuk anak-anak usia 5-11 tahun.

Simak video 'Kasus Omicron Melonjak di AS, Biden Siapkan 500 Juta Tes Covid-19 Gratis':

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/idh)