Korea Utara Gelar Peringatan 10 Tahun Kematian Ayah Kim Jong-Un

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 17 Des 2021 16:23 WIB
People bow during a three-minute silence to mark the 10th death anniversary of North Korean leader Kim Jong Il (KIM Won Jin/AFP)
Warga Korut membungkukkan badan saat momen mengheningkan cipta selama tiga menit untuk memperingati meninggalnya Kim Jong-Il, ayah Kim Jong-Un (KIM Won Jin/AFP)
Pyongyang -

Korea Utara (Korut) memperingati 10 tahun wafatnya pemimpin mereka, Kim Jong-Il, yang juga ayah dari pemimpin Korut saat ini, Kim Jong-Un. Peringatan dilakukan dengan mengibarkan bendera setengah tiang dan menggelar momen mengheningkan cipta selama tiga menit.

Seperti dilansir AFP, Jumat (17/12/2021), mendiang Kim Jong-Il memimpin Korut selama 17 tahun hingga dia meninggal dunia pada Desember 2011 lalu, mewariskan kekuasaannya kepada putranya, Kim Jong-Un.

Di sebuah alun-alun di Pyongyang, orang-orang menundukkan kepala dalam hening di depan foto mendiang Kim Jong-Il dan mendiang ayahnya, Kim Il-Sung, yang merupakan pendiri Korut.

Orang-orang juga terlihat membungkukkan badan di depan mural mosaik kedua anggota dinasti Kim yang pernah memimpin Korut tersebut. Karangan bunga diletakkan di bagian bawah mural tersebut.

Media nasional Korut yang dikontrol ketat oleh pemerintah dalam edisinya pada Jumat (17/120 waktu setempat, memuji 'kepemimpinan revolusioner' mendiang Kim Jong-Il, sambil mendorong warga Korut untuk tetap setia pada putranya.

"Dengan pemimpin yang dihormati, Kim Jong-Un, ada di tengah, kita harus memperkuat partai dan kesetiaan revolusioner kita," tulis surat kabar resmi Partai Buruh Korut, Rodong Sinmun.

Lebih lanjut ditekankan oleh Rodong Sinmun bahwa orang-orang harus mematuhi 'gagasan dan kepemimpinan' Kim Jong-Un.

Tiga generasi dinasti Kim telah memimpin Korut sejak tahun 1948. Di bawah kepemimpinan mereka, Korut mendapatkan rudal jarak jauh dan senjata nuklir, namun perekonomiannya salah urus dan terjadi kekurangan pangan kronis.

(nvc/ita)