2 Polisi India Tewas Saat Pemberontak Serang Bus Aparat di Kashmir

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 14 Des 2021 03:00 WIB
Jakarta -

Pemberontak dicurigai menyergap sebuah bus polisi di Kashmir yang dikelola oleh India. Dua polisi India dilaporkan tewas dalam insiden ini dan belasan lainnya luka-luka.

Dilansir AFP, Selasa (14/12/2021) pejabat setempat mengatakan insiden ini terjadi beberapa jam setelah pasukan pemerintah membunuh sepasang gerilyawan dalam baku tembak.

Tak lama setelah matahari terbenam, orang-orang bersenjata menembaki bus yang mengangkut sejumlah personel yang tidak diketahui dari markas besar polisi di daerah dengan keamanan tinggi di kota utama Srinagar. Tembakan itu dilakukan dengan tembakan senjata otomatis.

Polisi mengatakan di Twitter bahwa dua petugas tewas dalam serangan itu. Sementara itu, belasan lainnya luka-luka.

"Setidaknya 12 polisi lainnya terluka dalam serangan itu, beberapa dari mereka berada dalam kondisi kritis," kata petugas polisi, yang tidak berwenang berbicara kepada AFP tanpa menyebut nama.

Daerah itu ditutup sementara, sementara bala bantuan mencari para penyerang.

Perdana Menteri India Narendra Modi menyatakan belasungkawa dan "telah mencari rincian" dari serangan itu. Hal itu diungkapkan kantornya di Twitter.

Beberapa jam sebelum serangan, polisi kontra-pemberontakan India membunuh dua tersangka pemberontak selama "pertemuan kebetulan" singkat di sebuah pos pemeriksaan dekat bandara militer kota, setelah tersangka menembaki mereka.

Saksi mata mengatakan pertemuan itu berakhir dalam beberapa menit, dan menuduh polisi membunuh para tersangka tanpa pembenaran. Mereka mengatakan mereka tidak pernah menembaki petugas.

Polisi menembakkan gas air mata ketika puluhan warga yang marah, termasuk wanita, turun ke jalan di dekat lokasi kejadian. Warga melemparkan batu ke arah petugas di tengah teriakan "Kami menginginkan kebebasan."