Kebakaran Markas Partai di Tunisia, 2 Politikus Luka Lompat dari Gedung

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Kamis, 09 Des 2021 23:07 WIB
Ilustrasi Kebakaran. Andhika Akbarayansyah/detikcom.
Ilustrasi (Thinkstock)
Tunis -

Kebakaran di markas besar Partai Ennahdha, Tunisia, melukai setidaknya dua tokoh terkemuka partai itu. Keduanya di rawat di rumah sakit karena melompat dari gedung yang terbakar.

Seperti dilansir AFP, Kamis (9/12/2021), Wakil Presiden Partai Ennahdha, Ali Laaryadh dan Kepala Dewan Penasihat, Abdelkarim Harouni, keduanya dirawat di rumah sakit setelah melompat dari lantai dua gedung untuk menghindari api.

Seorang koresponden AFP melihat asap keluar dari jendela gedung di Kota Tunis, saat orang-orang memanjat keluar. Tidak ada laporan kematian dan tidak ada indikasi langsung tentang bagaimana kebakaran itu dimulai.

Presiden Partai Ennahdha, Rached Ghannouchi, tidak berada di gedung pada saat itu, kata pejabat partai Mondher Lounisi.

Ennahdha merupakan gerakan oposisi terlarang di bawah diktator Zine El Abidine Ben Ali, telah menjadi kekuatan terbesar di parlemen Tunisia tak lama setelah revolusi negara itu tahun 2011.

Ennahdha memainkan peran sentral dalam politik nasional sampai Presiden Kais Saied memecat pemerintah, menangguhkan majelis dan merebut serangkaian kekuasaan pada 25 Juli.

Kebakaran itu terjadi tiga hari setelah partai tersebut memperingatkan bahwa mereka menghadapi kampanye 'fitnah' yang diatur yang bertujuan untuk menutupnya dari politik nasional.

(rfs/aud)